Posted by: deddyek | June 14, 2010

Kebun Raya Bogor (Part-2)

Lapangan Astrid

Lapangan Astrid merupakan tempat favorit bagi pengunjung yang hendak menghabiskan liburannya bersama keluarga atau teman. Kondisi lapangan yang luas dengan rumput yang hijau di segenap penjurunya, merupakan satu daya tarik tersendiri. Jarang-jarang di kota Bogor atau Jakarta terdapat lapangan rerumputan sebesar ini.

Dirikupun sempatkan untuk menjelajahi lapangan tersebut. Dari tempat aku masuk (dari arah Barat), langsung terlihat sebuah danau/kolam besar yang berada di sisi kanan lapangan. Sementara di sisi kiri terdapat kolam/danau yang lebih kecil. Sementara tepat lurus ke arah barat, terlihat sebuah bukit yang diselimuti rerumputan dengan di bagian atasnya berdiri Cafe De’daunan.

Diriku langsung berjalan ke arah kanan dan menuju danau teratai raksasa. Spesies yang ada di situ adalah Victoria Amazonica.

Lepas dari situ, ku beranjak menuju tengah lapangan. Berjalan di rerumputan yang tertata rapi dengan panorama hijau yang menawan, menjadikan kesegaran terasa kembali dan lelah seakan mereda. Diriku terus berjalan sambil menikmati pemandangan yang ada. Banyak keluarga dan rombongan menikmati hari itu sambil menggelar tikar dan makan bersama. Banyak anak-anak kecil yang dengan riang berlari ke sana kemari. Ada yang bermain sepak bola, kejar-kejaran, bulutangkis, dll. Sungguh hari yang menyenangkan bagi mereka. Begitu pula bagiku yang terus berjalan menuju bagian atas bukit di lapangan Astrid.

Di bagian atas bukit, terlihat beberapa tukang photo yang menawarkan jasa photo dan cetak. Nampak pula beberapa remaja yang asyik berphoto ria. Sebuah kolam kecil dengan pancuran air yang keluar dari batu alam. Dan di belakangnya, tampaklah Cafe De’daunan.

Diriku duduk-duduk sejenak beralaskan rumput. Sambil meneguk air mineral, mataku tak berhenti menikmati panorama sekitar. Ada perasaan fresh dan segar setelah semingguan berkutat dengan aktifitas kerja di Jakarta.

Lapangan Astrid, sungguh lapangan yang cantik. Mungkin secantik seorang putri kerajaan Swedia yang pernah bulan madu bersama suaminya (Pangeran Leopold dari Belgia) di tempat ini pada tahun 1928. Sayangnya putri cantik itu meninggal pada tahun 1935 karena kecelakaan mobil. Oleh karena itu untuk mengenangnya, oleh pengelola Kebun Raya ini dahulu, lapangan yang indah ini dinamakan Lapangan Astrid.

Puas meng-explore Lapangan Astrid, diriku putuskan untuk melanjutkan perjalanan ke spot-spot menarik lainnya yang ada di Kebun Raya Bogor.

Orchidarium

Sesuai petunjuk arah, diriku melangkah melalui Jl. Astrid yang asri untuk menuju Orchidarium, suatu area yang digunakan untuk mengembang biakkan aneka macam anggrek.

Sama seperti Lapangan Astrid, Jalan yang diberi nama Jl. Astrid inipun cukup indah. Jalan yang cukup lebar dengan dua jalur. Di mana di tengah-tengan kedua jalur tersebut ditanami aneka bunga yang indah di sepanjang jalurnya.

Jalan kaki memang menyehatkan. Apalagi di lokasi seperti ini. Hmmm.. keringat yang mengucur deras seakan menambah semangat untuk terus melangkah. Untuk menuju Orchidarium diriku memilih keluar dari Jl. Astrid dan menuju rute di mana Jembatan Gantung atau Taman Lebak berada.

Dalam perjalanan ke sana, diriku masih saja disuguhi aneka pepohonan dan tanaman yang tumbuh di sisi-sisi jalan.

Sebuah bangunan Herbarium juga ada di sana.

Di seberang Herbarium terdapat Pusat Pengembangbiakan Anggrek atau Rumah Anggrek. Namun lokasi tersebut tidak dibuka untuk umum. Hanya untuk orang-orang tertentu dan dengan perizinan tertentu juga. Diriku sempatkan untuk mendekat dan melihat-lihat dari luar. Bangunan tersebut juga besar dan luas.

Aneka macam anggrek nampak tertata rapi. Aku hanya dapat melihatnya dari luar dan mengambil beberapa gambar bagian dalam dari balik pintunya.

Menyeberang jalan, terlihatlah di sana Orchidarium. Sebuah pintu masuk berdiri di sana.

Dirikupun berjalan masuk untuk melihat apa yang ada di dalamnya. Benar juga, beragam tanaman anggrek dari berbagai spesies tumbuh. Ada anggrek yang ukurannya kecil dan ada juga yang besar. Area tersebut tertata dengan baik. Jalannya yang dibuat berundak-undak dengan dilapisi conblock, serasa memudahkan dan membuat nyaman pengunjungnya. Belum lagi di beberapa titik di lokasi tersebut terdapat gasebo untuk beristirahat.

Diriku mengitari beberapa lokasi di Orchidarium tersebut hingga ku putuskan untuk meneruskan jalan-jalan hari itu ke lokasi yang lain, Taman Lebak Sujana Kassana.

… bersambung ….

========================================================
photo : deddy
========================================================

About these ads

Responses

  1. […] Saya tidak akan banyak bercerita tentang taman ini karena cerita menarik bisa didapatkan melalui tulisan deddyek di 2dheart.wordpress.com […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: