Posted by: deddyek | January 30, 2012

Masjid At Ta’awun di Puncak

Sore itu kami tengah menyusuri Jl. Raya Puncak sehabis menikmati hari di Taman Bunga Nusantara. Jalanan nan berkelok dan naik turun begitu mendominasi pandangan. Dingin kian merasuk tatkala rintik hujan mulai turun. Sekejap kemudian kabut-kabutpun menutupi segenap areanya.

Laju kami berhenti di sebuah masjid yang ada di dekat Puncak Pas. Sebuah masjid yang menjadi salah satu tujuan utama untuk menunaikan sholat bagi mereka yang tengah berada di Puncak. Selain itu juga sebagai area untuk istirahat sejenak dengan menikmati beberapa kuliner hangat yang ada di sekitarnya sambil menanti kemacetan terurai.

Masjid tersebut bernama Masjid At-Ta’awun. Dan sore itu kami berkesempatan untuk singgah dan sholat ashar di dalamnya.

Seperti biasa setiap akhir pekan lokasi tersebut selalu dipadati oleh pengunjung hingga tidak ada lagi tempat parkir yang tersedia. Terpaksalah kami parkir di bahu jalan, sebagaimana begitu banyak pegunjung yang lain lakukan.

Sebenarnya halaman masjid ini cukup luas. Namun karena saking banyaknya pengunjung membuatnya terasa sempit dan tak mampu menampungnya. Selain sebagai lahan parkir, halaman masjid juga difungsikan sebagai lokasi bagi para pedagang untuk menjual aneka panganan, minuman serta berbagai cinderamata.

Tampilan Eksterior

Azan telah berkumandang dan kamipun lantas melangkah menuju ke masjid. Masjid ini berlokasi di ketinggian 2000 m di atas permukaan laut. Oleh karena itu suasana sejuk dan udara dingin begitu terasa di sana. Untuk menuju ke halaman atas dari masjid tersebut, disediakanlah 40 undakan anak tangga sebagai aksesnya.

Kabut yang tebal membuat kami tidak begitu jelas menikmati keindahan masjid ini. Tapi yang jelas masjid yang telah dibangun sejak tahun 1997 dan diresmikan pada 25 Maret 1999 oleh Gubernur Jabar kala itu (R.Nuriana), benar-benar menampilkan arsitektur yang menarik dan unik. Terutama bentuk kubahnya yang terlihat menyerupai jamur.

Sebagai pelengkapnya, dibangunlah deretan koridor di sisi luar masjid. Koridor tersebut dapat menghubungkan ruang masjid dengan taman. Dari taman itulah, jika suasana sedang tidak berkabut, tampilan hijau nan indah dari panorama kebun teh dapat dinikmati.

Kami melangkah menuju pintu samping yang langsung menghubungkan halaman ke ruang pengambilan air wudlu. Sebuah kolam kecil ada di antaranya. Tatkala kaki masuk ke dalamnya, nyess… dingin langsung menghinggapi. Dan tak beda jauh dengan itu, air wudlu yang terpancarpun terasa begitu dingin.

Masjid ini memiliki dua lantai. Lantai dasar untuk jamaah pria sedangkan lantai atas untuk jamaah wanita.

Untuk menuju ruang sholat lantai dasar tersedialah di sana deretan pintu utama.

Sedang untuk menuju lantai atas, terdapat tangga sebagai aksesnya. Selain dari ruang wudlu, untuk ke lantai atas juga bisa diakses dari sisi samping masjid. Sebuah tangga nampak terlihat ada di sana.

Tampilan Interior

Kami lantas melangkah masuk menuju ruang sholat masjid. Sebuah ruangan tanpa tiang penyangga terbentang di sana. Kayu dan kaca menjadi nuansa yang begitu dominan terlihat. Lantai masjid, mihrab dan bagian bawah dari ruang mezanine (lantai atas) berlapiskan kayu. Sementara dinding-dindingnya didominasi oleh kaca yang berhias aneka ornamen.

Bagian mihrab masjid ini terlihat begitu menarik. Nuansa kayu hadir di sana baik dalam bentuk tiang-tiang ataupun aneka motif hiasan dan kaligrafi serta tidak ketinggalan pada mimbar kecil yang ada.

Iqomatpun berkumandang dan beranjaklah kami menuju deretan shaf yang tengah terbentuk.

Alhamdulillah sore itu kami dapat menunaikan sholat ashar berjamaah di sana.

====================================================
photo by : deddy
====================================================

About these ads

Responses

  1. mas deddy,,, kalo ada waktu coba ngunjungin masjid baiturrahman di komplek gedung dpr-mpr di jakarta selatan……kalo bisa masuk ya alhamdulillah, kalo nggak bisa ya sudah…:)

    • insya Alloh mas. :)

  2. mapir juga yah gan http://winnyradc.wordpress.com/2013/05/14/keagungan-masjid-attaawun-puncak-bogor/

    • ok

  3. Indah sekali,semoga keindahannya tidak hanya dinikmati tetapi di manfaatkan untuk beribadah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: