Posted by: deddyek | February 25, 2008

4 days Trip : Papua

24-May-2007, hari ini kami berlima berangkat menuju proyek di LNG Tangguh untuk site visit dan internal audit. Kebetulan perusahaan tempat kami bekerja menjadi salah satu subcon di proyek tersebut.

Perjalanan kami kali ini akan melalui rute Jakarta – Makasar – Manado – Sorong – Babo – Jobsite.

Dari kantor kami berangkat bersama menuju Bandara Sukarno Hatta selepas maghrib. Menurut jadwal pesawat kami akan take-off pukul 21.15 menuju Makasaar. Setelah check-in dan mem-bagasikan barang-barang bawaan kami, kami segera menuju ruang tunggu untuk menanti waktu boarding.

Sekita pukul 21.00 kami sudah boarding. Dan tepat pukul 21.15 pesawat take-off menuju Makasar. Kali ini kami terbang bersama Merpati Air.

Kami sudah membayangkan perjalanan yang panjang dan mungkin bakal melelahkan. Oleh karena itu selama di pesawat, kami optimalkan waktu untuk istirahat.

Pukul 24 malam waktu setempat, kami mendarat di Makasar. Meskipun kami mengantuk, kami tetep harus turun karena pesawat akan dibersihkan. Sekitar setengah jam kami menunggu di Bandara Hassanudin Makasar.
Selanjutnya kami masuk lagi ke pesawat untuk terbang menuju Manado. Di dalam perjalanan, seorang teman menyelutuk kalo jalur yang kami lewati ini sama dengan jalur di mana pesawat Adam Air hilang. Yah, bagiku Bismillah aja, semua Alloh yang ngatur, pasrah, berdoa dan berdzikir hingga akhirnya aku terlelap lagi.

Pukul dua malam waktu setempat kami mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado. Karena agak lama kami standby di sana, kami mencoba menhilangkan kantuk dengan minum teh hangat dan makan snack yang memang telah disediakan oleh airline.

Sekitar 45 menit kemudian, kami kembali masuk ke pesawat. Selanjutnya pesawat terbang menuju Sorong. Kantuk kami sudah tak tertahan, akhirnya kami terlelap juga.

Pukul 05.00 pagi kami mendarat di Bandara Sorong. Meskipun Bandara ini kecil, bandara ini cukup penting bagi mobilitas penduduk di sana. Setelah masuk ke Bandara dan mengambil bagasi kami, kami segera mencari lokasi untuk sholat subuh. Kebetulan ada mushola kecil yang bisa kami gunakan.

Penerbangan kami selanjutnya adalah ke Babo. Babo adalah suatu distrik di teluk Bintuni. Di sana terdapat bandara perintis milik BP. Penerbangan kami hari itu pukul 9 pagi, jadi kami punya waktu cukup lama di Bandara Sorong. Untuk mengisi waktu kami mencari sarapan pagi. Pagi itu aku makan mie rebus dan kopi susu. Cukup mahal memang, tapi lapar jadi hilang. Setelah makan pagi, kami duduk-duduk saja sambil menungu waktu untuk check-in.

Penerbangan kami menuju Babo menggunakan pesawat twin-outter milik Client. jam 07.30 kami check-in kemudian kami diarahkan untuk menuju ruang briefing. Sesuai prosedur semua penumpang sebelum menaiki pesawat twin-outter harus mendapatkan briefing informasi keselamatan melalui penayangan layar televisi.

Selesai briefing, kami masuk ke ruang tunggu menunggu keberangkatan. Pukul 8.50 kami sudah boarding dan tepat pukul 09.00 pesawat tersebut membawa kami terbang ke Babo.

Meskipun ini sudah yang kedua bagiku, tetep aja ada perasaan gak tenang di pesawat ini. Pesawat yang kadang naik turun menghindari awan ini terus terbang di atas hutan, sungai dan teluk.

Satu jam kemudian kami sampai di Babo. Setelah mengambil bagasi, kami selanjutnya menaiki mobil yang telah
disediakan menuju jetty.

Di jetty kami diabsen oleh petugas. Kami menunggu sekitar setengah jam di jetty. Hari itu kami akan berangkat ke Site dengan speedboat. Sekitar 20-an orang sudah siap berangkat termasuk kami.

Selanjutnya kami menaiki boat dan berangkat menuju LNG Site. Satu jam perjalan menuju site. Sesampai di jetty LNG Site, kami menaiki bus menuju pos pemeriksaan. Di sana rekan kami sudah menunggu untuk mengurus kedatangan kami termasuk kamar dan akomodasinya selama kami di sana.

Selepas melewati pos pemeriksaan kami langsung menuju kantor proyek. Siang itu dan esok harinya kami akan
melaksanakan tugas sesuai instruksi kantor pusat.

27-May-2009, jam 4 pagi kami sudah siap untuk menuju jetty untuk balik ke Jakarta. Hari itu kami akan ke Jakarta via Biak. Pagi-pagi jam 4 kami sudah diantar rekan kami ke pos pemeriksaan untuk check-out.

Setelah di absen oleh petugas, kami semua menaiki bus yang akan membawa ke jetty. Sesampai di jetty dengan sebelumnya mengenakan life-vest, kami menuju speedboat. Sepuluh menit kemudian speedboat berangkat menuju Babo. Satu jam perjalanan menuju Babo Jetty.

Selanjutnya kami kembali naik mobil menuju bandara Babo. Sesampai di sana kami langsung check-in, kemudian mengikuti briefing keselamatan, dan selanjutnya boarding untuk terbang menuju Biak. Di dalam pesawat, aku tidak bisa tidur. Akhirnya iseng-iseng aku jeprat-jepretkan kamera kepada pemadangan yang ada di luar jendela pesawat.

Satu jam lebih perjalanan yang ditempuh menuju Biak. Pukul 07.30 kami sampai di Bandara Frans Kasiepo Biak. Setelah turun dan ambil bagasi, kami langsung check-in untuk penerbangan kami selanjutnya.

Dari Biak ke Jakarta kami menaiki pesawat Garuda dengan singgah terlebih dahulu di Makasar. Setelah check-in dan melepas lelah sejenak dengan sarapan pagi dan minum-minuman hangat, pesawat pun boarding dan kami segera masuk ke pesawat.

Pukul 09.00 pesawat berangkat menuju Makasar dan Jakarta. Pukul 02.00 siang, sampailah kami di Jakarta. Alhamdulillah hari itu cukup cerah dan perjalanan kami lancar, dan kamipun sampai di Jakarta dengan selamat.

Sungguh perjalanan yang lumayan jauh, tapi alhamdulillah pekerjaan lancar dan kami dapat melihat-lihat beberapa tempat di luar pulau Jawa sana.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: