Posted by: deddyek | May 9, 2008

Umrah 2008 : (1) Jakarta – Jeddah

09 April 2008, Waktu masih menunjukkan jam 03:00 pagi. Laju taksi terasa cepat menyibak kabut sisa hujan malam itu. Jalanan pagi Jakarta yang lengang, menjadikan tak terasa bahwa sebentar lagi aku dan rekanku akan mendekati bandara Sukarno Hatta.

Suatu perasaan yang tenang dan lepas merasuk ke dadaku. Suatu perjalanan yang aku sendiripun tidak mengira bakal secepat ini terwujud.

Berawal di suatu sore ketika diriku masih bergelut dengan perhitungan tender proyek. Konsentrasi yang telah kutata, tiba-tiba pecah ketika ibu Manajer HRD datang dan berkata “Kamu punya passport kan ? Tiga minggu lagi kamu berangkat umrah. Siapkan semua persyaratannya ..”…

Semenjak hari itu, aku sudah tidak sabar menunggu hari yang sudah lama aku mimpikan. Alhamdulillah, benarlah apa yang ada di al-Qur’an bahwa Alloh akan memberikan karunia-Nya kepada hamba-hamba-Nya melalui jalan yang tidak disangka-sangka.

Menunaikan ibadah haji adalah cita-cita yang selalu tersemat di hati. Waktu demi waktu, aku mencoba mempersiapkan sarana untuk ke sana. Dan hari itu, sebuah bonus dari Alloh melalui perusahaan tempat aku bekerja, menghantarkanku ke Haramain untuk umrah…

………………………………………………….

Taxi mulai memelankan lajunya dan mataku melihat terminal II/E sudah di depan. Bersama rekanku kami menurunkan bagasi. Tidak banyak, hanya satu tas berisi pakaian ihram dan satu tas berisi pakai untuk sehari-hari di sana nanti.

Kami segera memasuki pintu keberangkatan internasional dan berjalan menuju area yang telah ditentukan oleh rombongan. Dari jauh kami melihat motif seragam yang sama dengan yang kami kenakan. Nampaknya rombongan jamaah umrah dari travel yang sama. Dan benar saja, di tempat berkumpul, sudah banyak jamaah yang bergerombol untuk sekedar berkenalan, mengobrol, dll.

………………………………………………….

Waktu subuh sudah masuk. Tanpa ada yang mengomando, kamipun serempak bergegas menuju musholat bandara. Pagi itu begitu banyak penumpang di sana, dan banyak juga jamaah umrah dari berbagai travel. Untuk sholat subuhpun, kami harus mengantri karena ruang sholatnya tidak mampu menampung mereka yang akan beribadah pagi itu.

Selepas sholat subuh, kami dikumpulkan oleh pemandu dari Travel di lokasi semula. Pak Rusdi dan Pak Syam, beliau berdua dari Travel Sanabil yang akan memandu kami mulai dari Jakarta hingga kegiatan umrah di Haramain sana.

Beliau-beliau itu memberikan briefing kepada semua jamaah umrah, menjelaskan tentang itenearynya, juga tempat tinggal dan akomodasi serta proses keimigrasiannya baik di Indonesia maupun di Saudi Arabia. Selepas
itu, kami menerima ID-card gantung.

………………………………………………….

Waktu sudah mendekati pukul 07.00, sudah satu jam kami semua menunggu di ruang tunggu keberangkatan. Selepas melewati proses imigrasi tadi, kami langsung menuju ruang tunggu untuk sekedar duduk-duduk dan membaca-baca buku manasik.

Ada suasana yang lain yang aku rasakan. Suasana yang seakan-akan lepas dari semua beban, pekerjaan, dan segala urusan yang ada di Jakarta. Aku mencoba mengamati wajah-wajah mereka para jamaah. Semua terasa bahagia, semua terasa penuh semangat, seolah-olah ada yang sedang menunggu di sana.

Benar kata pembimbing umrah waktu briefing tadi, Alloh selalu memanggil hamba-hamba-Nya untuk menunaikan ibadah haji & umrah untuk memberikan karunia-Nya yang besar kepada mereka yang berhasil dalam melaksanakan ibadah haji & umrah itu.

Suara bel berbunyi, para jamaah umrah sudah mulai berdiri. Tak lama kemudian informasi keberangkatan di sampaikan melalui pengeras suara, yang meminta para penumpang pesawat menuju Jeddah untuk mempersiapkan diri memasuki pesawat.

Akupun segera berdiri dan mengantri menuju pintu yang disediakan. Bismillah, aku ucapkan sembari melangkahkan kaki kananku menyusuri lorong menuju pesawat. Sambil berdoa “Ya, Alloh. Terimakasih atas panggilan-Mu ini. Karunia keberkahan bagi hamba ini dan kemudahan dalam menjalankan ibadah umrah ini dan jadikanlah kami menjadi hamba-hamba yang lebih baik lagi sepulang kami menunaikan ibadah umrah”..amin..

………………………………………………….

JEDDAH

Sambil menyelonjorkan kaki dan melakukan peregangan, hmm… nyaman terasa dan membuat fresh kembali, selepas antri sekitar satu jam di imigrasi Saudi Arabia dan menempuh 8 jam perjalanan. Siang itu dan jamaah umrah yang lain aku baru saja menyelesaikan sholat dzuhur dan sholat ashar yang dijam’ak taqdim di mushola Bandara King Abdul Aziz – Jeddah.

Waktu menunjukkan mendekati pukul 14:00. Bersama-sama kami menuju bus yang telah disediakan. Siang itu kami akan menempuh perjalanan dari Jeddah menuju Madinah. Kurang lebih 5 ~ 6 jam waktu yang digunakan untuk menempuhnya.

Selama perjalanan tersebut, bergabung di bus kami seorang Muthawwif yang memandu kami dan menceritakan tentang beberapa lokasi yang kebetulan kami lewati. Pak Azhari namanya. Beliau orang madura yang sedang menuntut ilmu di tanah suci. Kami menyimkan apa yang beliau sampaikan sambil kami
menikmati makan siang di bus hari itu.

(bersambung)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: