Posted by: deddyek | May 26, 2008

melatih kepekaan diri

Oleh : KH Abdullah Gymnastiar

Andaikata kita ingin tahu bagaimana masa depan kita, sederhana sekali, lihat apa yang kita lakukan saat ini. Kalau saat ini kita pemalas, yang akan terjadi adalah masa depan yang suram. Begitupun bila licik, pasti masa depan kita tidak berbeda jauh dengan kelicikan yang dikerjakan saat ini. Karena segala yang kita lakukan akan kembali kepada pelakunya.

Perbuatan baik akan menjadi buah kebaikan, tidak sekarang mungkin nanti. Begitu pula jika amat buruk yang dikerjakan, pasti berbuah keburukan pula. Kita semua sungguh harus menyadari dan memahami, tidak ada yang celaka, kecuali buah dari pekerjaan kita sendiri.

Oleh karena itu, kewajiban kita hanya dua hal. Pertama, serius mencari dan menemukan kekurangan diri; tidak usah sibuk membela diri. Kedua, mengembang terus kemampuan supaya mampu berbuat lebih baik. Karena kemuliaan seseorang dilihat dari tingkat manfaatya bagi orang lain. Orang memang cenderung tebih sibuk dengan kepentingan dirinya, dengan aktivitas yang menguntungkan diri. Padahal, tidak akan pemah mulia orang yang sibuk untuk mencari keuntungan diri. Orang yang sukses dan mulia adalah mereka yang sibuk beraktivitas untuk kemaslahatan orang banyak. Orang yang sukses adalah mereka yang senantiasa berbuat yang terbaik untuk orang lain. Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, dalam setiap detik kehidupannya betiau berkorban siang malam demi kebaikan umat.

Untuk itu, agar masa depan kita lebih balk, sukses, dan bermanfaat, kita harus belajar dan berupaya untuk memiliki kepekaan dan kepedulian. Terutama peka untuk menambah amal, ilmu, dan berempati terhadap orang lain dan berupaya menarik hikmahnya. Begitu ada ladang amal, segera kerjakan. Jangan ditunda-tunda. Juga terbadap ilmu, setiap ada pertemuan harus menjadi ilmu dan hikmah yang manfaat bagi kita. Sungguh rugi bila aktivitas kita tak menambah ilmu dan hikmah. Ingat, jangan sampai ada perbuatan dan perkataan kita yang mendzalimi atau menyakiti hati orang lain.

Mudahmudahan dengan selalu melatih kepekaan dan kepedulian, menjadikan masa depan kita lebih baik, lebih berkah, dan lebih maslahat.
Wallahu a’lam bishshawab.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: