Posted by: deddyek | July 2, 2008

Wisata Pantai Losari di Makasar

Pantai Losari adalah sebuah pantai yang terletak di sebelah barat kota Makassar. Pantai ini menjadi tempat bagi warga Makassar untuk menghabiskan waktu pada pagi, sore dan malam hari menikmati pemandangan matahari tenggelam yang sangat indah.

Dahulu, pantai ini dikenal dengan pusat makanan laut dan ikan bakar di malam hari (karena para penjual dan pedagang hanya beroperasi pada malam hari), serta disebut-sebut sebagai warung terpanjang di dunia (karena warung-warung tenda berjejer di sepanjang pantai yang panjangnya kurang lebih satu kilometer).
(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Pantai_Losari)

=======================================================

Hari itu 13 Juni 2008 pukul 12.00 siang, kami sampai di Bandara Hassanudin Makasar setelah menempuh 2.5 jam penerbangan dari Biak. Sesuai rencana sebelum kami pulang ke Jakarta, kami ingin menikmati indahnya pantai Losari di Makassar.

Setelah mengambil bagasi, kami menuju pintu ke luar bandara. Di sana kami melihat berderet countr travel agent yang menawarkan voucher hotel. Dari pada bingung, kami langsung saja menuju ke salah satu counter. Dan mereka menawarkan hotel Losari Beach untuk kami. Harga kamar yang ditawarkan Rp. 450,000/malam. Karena sesuai budget kami, ya sudah, kamipun membeli voucher tersebut. Agent wisata tersebut kemudian meng-confirm ke hotel Losari Beach sebelum kami menuju ke sana.

Dari bandara kami langsung menuju hotel dengan menggunakan taksi Bandara. Asyik juga ternyata, taksi bandara di Makasar semuanya ada TV mobilnya dan sound-systemnya pun lumayan.

Taksi kami melaju melalui jalan tol yang masih dalam proses pengerjaan. Satu jam perjalanan kami menuju hotel. Sepanjang perjalanan kami menyaksikan gudang-gudang besar di kiri kanan jalan, kemudian kami juga melihat masjid besar di Maros yaitu Masjid Al-Markaz Al-Islami. Setelah melewati jalanan kota yang lumayan padat, sampailah kami di hotel. Taksi dari bandara ke hotel Rp. 80,000 dan plus tip untuk sopirnya.

Kami langsung check-in dan kemudian di antar ke kamar hotel. Yah, lumayanlah hotelnya. Yang penting dekat dengan pantai Losari. Hotel Losari Beach ini menghadap Pantai Losari. Sayangnya, kami tidak mendapatkan kamar dengan view pantai. Semua sudah di-reserved.

Siang itu kami hanya di kamar aja untuk istirahat dan menonton televisi.

Selepas ashar kami turun dan jalan-jalan di tepi pantai. Sore itu pantai sudah mulai ramai. Kamipun menyusuri pedesterian di tepian pantai yang luas itu. Banyak orang sedang duduk-duduk di atas pagar beton pembatas pantai. Kami terus menyusuri pedesterian tersebut hingga sampai di tempat yang menjadi simbul pantai Losari. Di sana terdapat sebuah area yang luas, rapi, bersih dan tentu saja ramai orang untuk berphoto-photo. Ya, di area tersebut terdapat tulisan besar “PANTAI LOSARI”. Kamipun sempatkan photo-photo di sana.

Petang mulai tiba, pantai itu semakin ramai dengan muda-mudi, anak-anak dan orang tua yang asyik memandang pantai. Mereka sepertinya ingin menikmati panorama matahari terbenam.

Di lokasi tersebut juga terdapat semacam dermaga/jetty kecil yang menjorok ke pantai. Banyak orang bermain ke sana untuk bisa menikmati air laut di pantai ini. Kami tidak mencoba ke sana, karena saat itu memang tempat tersebut penuh orang.

Matahari pun tenggelam, maghrib pun tiba. Kami langsung kembali ke hotel untuk sholat maghrib. Selepas maghrib kami mencoba keluar untuk menikmati kuliner Makasar. Kami sebenarnya bermaksud menikmati makanan di warung-warung tenda di tepi pantai Losari. Tapi sayang, kami sudah tidak menemukannya. Menurut warga di situ, warung-warung tenda tersebut telah digusur demi kerapian pantai.

Akhirnya kami makan di restoran sea-food di dekat Hotel. Setelah selesai makan, kami coba jalan-jalan ke areal pantai Losari yang semakin ramai dengan pengunjung. Banyak sekali di sana penjual minuman ringan, kacang rebus dan tidak ketinggalan para pengamen yang siap menghibur para pengunjung.

Tak terasa sudah jam 11.00 malam, kamipun kembali ke Hotel untuk istirahat.

Esok paginya kami sarapan di hotel. Pagi itu menunya nasi goreng, bubur manado, mie goreng, beefsteak, dll. Setelah selesai makan, kami nongkrong-nongkrong di tepi pantai Losari untuk menikmati pemandangannya di pagi hari dan tiupan angin yang sepoi-sepoi.

Hari beranjak siang, kami kemudian kembali jalan untuk mencari oleh-oleh bagi keluarga dan rekan-rekan kami di kantor. Kami menyusuri jalan-jalan di belakang hotel dari ujung ke ujung. Akhirnya kami menemukan toko yang memang khusus menjual oleh-oleh khas Makasar. Kami kemudian membeli beberapa paket Sirup Markisa, Kacang Disco, Marning, Kacang Mete, Dodol Markisa dan beberapa cinderamata. Semua barang belian kami tersebut dibungkus dengan rapi dan praktis oleh penjualnya.

Sore harinya hingga malam kami jalan-jalan menikmati kota Makasar. Seafood lagi-lagi menjadi menu makan malam kami hari itu. Pukul 21.00 kami sudah balik ke hotel untuk istirahat karena esok hari jam 4.00 kami harus sudah check-out. Besuk paginya kami harus kembali ke Jakarta dan penerbangan kami dengan garuda jam 07.00.

Esok harinya kami bangun tepat waktu dan check-out dari hotel. Sebelumnya kami sudah memesan taksi untuk mengantar kami ke bandara, jadi pagi itu kami tidak perlu mencari taksi lagi. Pagi itu dingin sekali dan hujan deras banget. Taksi kami melaju kencang menuju bandara. Dan tak sampai 45 menit kami sudah sampai di Bandara Hassanudin.

Sebelum check-in kami sempatkan sholat subuh dulu di Bandara sambil menunggu counter check-in-nya buka. Pukul 06.00 counter check-in dibuka. Kami segera check-in dan membagasikan barang-barang bawaan kami. Tepat pukul 07.00 pesawat berangkat menuju Jakarta dan 2.5 jam kemudian mendarat di Bandara Sukarno Hatta. Setelah mengambil bagasi, kami segera mencari taksi untuk ke kantor. Dari kantor kamipun bubar ke tempat masing-masing.

Sungguh berkesan di hati kami perjalanan ke pantai Losari ini. Kami berharap suatu saat bisa ke sana lagi sekalian untuk menikmati obyek-obyek wisata lainnya di Makasar seperti Benteng Roterdam, Masjid Raya Makassar, Masjid Al-Markaz, dll.

=======================================================
photo by : deddy
=======================================================


Responses

  1. mari Membangun Hotspot Cafe Murah Berkualitas, untuk meningkatkan pelanggan, baca disini http://nayrisahotspot.wordpress.com/2010/05/28/membangun-hotspot-cafe-murah-berkualitas/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: