Posted by: deddyek | January 9, 2010

Taman Mekarsari

Taman Wisata Mekarsari (TWM) merupakan salah satu pusat pelestarian keaneka ragaman hayati (plasma nutfah) buah-buahan tropika terbesar di dunia, khususnya jenis buah-buahan unggul yang dikumpulkan dari seluruh daerah di Indonesia. Selain kegiatan pelestarian, dilakukan juga penelitian budidaya (agronomy), pemuliaan (breeding), dan perbanyakan bibit unggul untuk kemudian disebarluaskan kepada petani dan masyarakat umum.

Taman seluas 264 hektar ini juga dilengkapi dengan sarana wisata untuk wisatawan nusantara maupun mancanegara. Wisata di tengah taman buah didukung oleh berbagai wahana yang mendekatkan pengunjung kepada alam, seperti : Wisata Kanal, Kids Fun Valley, Country Side, Wahana Melon, Wahana Salak, Konservasi Rusa Tutul, Wahana Air, Outbound, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Taman wisata ini berlokasi di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk menuju ke lokasi ini bisa dicapai dengan angkutan umum dari Jakarta, Bogor maupun Bekasi, jurusan yang menuju ke Jonggol.

(www.mekarsari.com)

=================================================================

My Trip

Hari itu hari terakhir liburan akhir tahun 2009. Sebenarnya rencana hari itu diriku ingin jalan-jalan ke Cirebon. Namun karena tiket balik kereta api sudah habis, maka terpaksa ditunda ke lain hari. Kebetulan malam minggunya, temen-temen kantor punya rencana untuk wisata ke Mekarsari. Akhirnya bersama-sama mereka berangkatlah aku ke sana.

Untukku, ini pertama kalinya wisata ke tempat tersebut.

Perjalanan di mulai pukul 8.00 pagi dengan menyusuri Tol Simatupang lalu dilanjutkan melewati Tol Jagorawi dan keluar di pintu tol Cibubur. Perjalanan pagi itu lancar hingga mendekati fly-over Cilengsi. Dari situ hingga ke lokasi perjalanan mulai merayap. Pukul 10.30 sampailah di lokasi.

Memasuki pintu loket, kendaraan berjejer mengantri. Hari itu pengunjung sepertinya sangat banyak karena terlihat dari antrian kendaraan yang akan memasuki loket yang begitu panjang.

Dari lokasi parkir Untuk menuju area wisata kami melalui jalan yang di kiri-kanan-atas-nya dikelilingi oleh tanaman-tanaman yang merambat. Sehingga jalan yang seperti lorong tersebut dapat melindungi pengunjung yang melewatinya dari panas matahari.

Entrance

Akhirnya sampailah juga di area wisata yang ditandai dengan monumen kecil bertuliskan mekarsari. Di sisi belakangnya terdapat puluhan tiang bendera lengkap dengan bendera dan keterangan singkat setiap negara asal dari tanaman yang ada di obyek wisata ini.

Menyusuri jalan yang dibuat bertrap-trap sampailah kami di jalan utama. Di situ sangat ramai.

Di sebelah barat terdapat Family Zone yang dilengkapi dengan Sari Impian Anak. Yang membawa anak-anak perlu disempatkan untuk ke sana.

Di sisi tersebut juga terdapat gedung informasi.

Sementara di sebelah timur terdapat Garden Center dan sisi utara terdapat stand penjualan oleh-oleh/buah-buahan.

Garden Center

Tujuan pertama adalah Garden Center. Hari itu di sana sedang terdapat Festival Tanaman Buah Impian.

Di area tersebut banyak dijumpai aneka tanaman buah mulai nangkadak, duren, jambu, jeruk, dll.

Selain itu di sana juga terdapat aneka buah langka asli Indonesia. Seperti kawista, maja, dll lengkap dengan peta lokasi buah-buahan itu tumbuh di Indonesia.

Selain itu di sana juga dipajang tanaman buah melon yang bentuk buahnya kotak.

Bagi yang pecinta bunga, ada pula di area tersebut Taman Paradiso. Berbagai macam bunga di jual di sana dengan harga yang bermacam-macam.

Jalan Kaki Keliling

Puas melihat-lihat di Garden Center, kamipun keluar untuk jalan-jalan keliling lokasi. Ternyata di sana banyak dijumpai area permainan anak yang menyajikan aneka permainan yang seru-seru.

Selain itu terdapat juga area untuk bermain/mengendi ATV (automated transfer vehicle).

Terdapat juga di sana penyewaan sepeda dan tugtug. Jadi yang pengin keliling lokasi dan menikmati beraneka wahana, bisa memakai fasilitas tersebut sehingga gak terlalu capai seperti jalan kaki.

Untuk yang ingin menikmati panorama lokasi wisata ini dari ketinggian, pengunjung bisa menaiki Menara Pandang. Tapi karena hari itu cukup ramai, kami tidak mencoba naik ke sana.

Mushola

Ketika adzan berkumandang, kami menuju ke mushola yang ada di sana. Dan karena begitu banyaknya pengunjung, antrian untuk mengambil air wudlu dan sholat pun lumayan panjang.

Keliling dengan Kereta

Sebelumnya kami telah membeli tiket kereta di loket yang ditentukan. Untuk mendapatkan tiket tersebut harus antri selama 30 menit plus berdesak-desakan. Harga tiket kereta reguler Rp. 10.000/orang. Selain itu
terdapat beberapa paket lain, al : paket rekreasi buah Rp. 50.000/orang dan paket rekreasi durian Rp. 100.000/orang. Kamu putuskan hari itu untuk naik yang reguler saja.

Selepas sholat dzuhur, kami menuju lokasi terminal keberangkatan kereta. Hmmm… sampai di sana, antrian sudah sangat-sangat panjang. Dan yang lebih mengecewakan, antrian tersebut tidak teratur. Banyak para pengunjung yang tidak sabar sehingga menerobos antrian hingga membuat terjadinya protes dan kegaduhan. Belum lagi teriakan anak-anak kecil yang terjepit, kepanasan, dan terpisah dari rombongannya.

Kurang lebih satu jam kami mengantri di lokasi tersebut. Kaki sudah terasa pegel dan keringatpun mengucur deras seperti orang mandi. Akhirnya sampai juga kami di bagian depan terminal. Dan kamipun menaiki kereta yang membawa pengunjung mengelilingi area wisata Mekarsari ini.

Kereta ini dikemudikan oleh seorang sopir yang merangkap sebagai pemandu. Ia menjelaskan kepada para pengunjung lokasi-lokasi yang dilewati.

Kereta wisata meluncur melalui jalan-jalan yang rindang. Kemudian melewati Taman Air Mancur.

Setelah itu kereta menyusuri jalan yang di sisi kiri dan kanannya terdapat beraneka kebun buah mulai dari durian, jambu, salak, kurma, dll.

Perjalanan terus berlanjut hingga sampai pemberhentian terakhir di terminal danau. Kami semua turun di sana dan menikmati suasana di lokasi tersebut.

Di area tersebut terdapat toko souvenir, wahana permainan outbond, wahana air, dll serta sebuah danau yang cukup luas.

Sama seperti di lokasi sebelumnya, lokasi ini juga penuh dengan para pengunjung.

Di tengah danau terdapat sebuah pulau dan untuk mencapainya di sana dapat melalui jembatan berwarna hijau.

Satu jam kurang lebih kami di sana muter-muter, kami memutuskan untuk balik ke lokasi sebelumnya. Untuk kembali kami harus menaiki kereta wisata lagi. Dan sekali lagi harus antri di terminalnya. Untunglah, antriannya
tidaklah panjang.

Kereta wisata membawa kami kembali ke lokasi semula. Saat itu matahari semakin menunjukkan sinarnya. Udara semakin panas dan hebatnya lagi, jumlah pengunjung semakin membludak.

Kami putuskan tidak makan siang di sana karena semua tempat makan yang ada penuh dengan para pengunjung. Langsung saja, kami keluar dari area Family Zone dan kembali menuju lokasi parkir.

Waktu menunjukkan jam jam 15.00. Kamipun mengakhiri wisata hari itu dan kembali ke Jakarta.

=================================================================
photo by : deddy
=================================================================


Responses

  1. Terlalu banyak pengunjung agak sedikit membuat kurang nyaman menikmati wisata.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: