Posted by: deddyek | January 31, 2010

Pameran Pedang Nabi di Blok M Square

Siang ini diriku berkesempatan untuk melihat pameran Pedang Nabi yang diadakan di Blok M Square. Informasi adanya acara ini kudapat dari situs eramuslim.com.

Pameran ini merupakan kerjasama antara Kedubes Turki, Blok M Square dan Piramid Communication. Pameran ini diadakan di lantai dasar pusat perbelanjaan yang ada di samping terminal Blok M ini.

Sebelum masuk perlu untuk beli tiket dulu. Harga tiket untuk hari sabtu-minggu Rp. 20.000 per orang sedangkan untuk hari biasa Rp. 15.000 per orang. Oh ya, pameran ini diselenggarakan mulai 23 Januari s/d 23 Februari 2010.

Siang itu antrian lumayan banyak. Banyak keluarga yang datang untuk menyaksikan pameran langka tersebut. Waktu demi waktu antrian pun bertambah panjang. Dan tibalah waktu gelombang pertama untuk masuk ke lokasi.

Setelah menyerahkan tiket, bersama para pengunjung lainnya akupun masuk ke ruangan pertama yaitu ruang pemutaran film. Sebelum film diputar, pemandu menjelaskan terlebih dahulu maksud diadakannya pameran ini serta secara singkat sejarah benda-benda yang akan dipamerkan. Setelah itu diputarlah film singkat (sekitar 10 menit) tentang Salahudin Al Ayubi.

Selepas itu, pengunjung diajak ke ruangan kedua. Di ruang itu dipamerkan replika dari benda-benda peninggalan nabi Muhammad SAW dan nabi Musa AS. Benda-benda peninggalana yang asli di simpan di musium di Turki. Benda yang dipamerkan adalah berbagai macam pedang yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW seperti pedang Al-Battar yang pernah digunakan oleh Nabi Daud, pedang Al-Qal’i yang didapat dari perbatasan Cina dan India dan juga pedang Dhu Al Faqar yang merupakan hasil rampasan pada waktu perang Badr dan selanjutnya diserahkan kepada Ali r.a.

Selain itu juga terdapat replika tongka Nabi Musa a.s. yang digunakan untuk membelah air di sungai Nil, ada juga terompah Nabi Muhammad s.a.w., dll.

Di dalam ruangan ini pengunjung dilarang mengambil gambar. Menurut pemandu hal itu merupakan instruksi dari Kedubes Turki. So, jadi diriku gak bisa mengambil photo benda-benda tersebut.

Ruangan ketiga adalah ruangan terakhir. Di sana pengunjung diberi kesempatan untuk berphoto dengan replika pedang Al Ma’thur dan Al Qadib.

Selanjutnya menuju pintu ke luar dan selesailah sudah melihat-lihat pameran tersebut. Hmm.. memang sih benda-benda yang dipamerkan kurang banyak. Namun demikian setidaknya cukup memberikan edukasi kepada para pengunjungnya tentang benda-benda peninggalan para Nabi yang sampai saat ini masih tersimpan dengan baik di musium-musium di Turki sana.

Bagi yang belum ke sana, ayo-ayo-ayo disempatkan untuk melihat pameran tersebut. Mumpung ada di Indonesia…

====================================================
Photo : by deddy
====================================================


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: