Posted by: deddyek | March 2, 2010

5 Days Trip : Jakarta – S’pore – Port Moresby …. 2nd Day

“First time coming to PNG ? What purpose ?” …. demikian suara berat dari petugas imigrasi yang berwajah serius, berjenggot lebat dan senyumnya yang tipis, sambil membolak-balik passportku dan kelengkapan dokumen lainnya.

“Yes, Sir. My first time here. Just sightseeing in Port Moresby”.. jawabku singkat.

“Ooo. Welcome. Happy nice vacation”.. katanya lagi sambil menghentakkan cap kedatangan ke salah satu lembar passportku.

Sampailah juga kami di Port Moresby, setelah menempuh perjalanan selama enam jam dari Singapore. Bandara di Port Moresby bernama Jackson International Airport. Meski berstatus international airport, namun bandara ini cukup sederhana meski segala hal di sini diawasi dengan ketat oleh petugas keamanan bandara.

Selepas menukar Dollar ke Kina di money changer di ruang kedatangan, serta selepas melewati proses pemeriksaan barang/bagasi bawaan, kamipun menuju lobby bandara.

Di lobby yang juga sederhana itu, kami berjalan menghampiri counter-counter penyewaan kendaraan. Namun karena harganya cukup mahal dan harus pakai deposit segala, kami putuskan untuk mencari taxi di luar.

Ternyata cukup mudah mencari taxi di sana. Cukup dengan membayar K35 sampailah kami di hotel tempat kami menginap.

Kali ini kami menginap di Crowne Plaza Hotel. Hotel ini terletak di area Donn Town, berjarak tempuh sekitar 30 menit dari Jackson Airport.

Hotel ini salah satu yang terbaik di Port Moresby. Dilengkapi dengan pengamanan yang ketat, ruang tidur yang luas, kolam renang yang bersih dan view pantai yang menawan, membuat kami lebih nyaman untuk berada di kota ini.

Meski hotel ini ada di nun jauh sana, ternyata alhamdulillah dilengkapi dengan petunjuk arah kiblat. So, jadi kami tidak kesulitan untuk mencari arah kiblat waktu akan sholat.

Hari itu juga kami baru tahu, menurut petugas hotel, plug untuk listrik di hampir penjuru Port Moresby bertipe Australian style. Waduh, jadi kami hari itu tidak bisa men-charge telepon genggam kami. So, kami harus cari
plug yang sesuai di luar nanti.

Selepas makan siang, mandi dan sholat dzuhur, dengan menggunakan mobil charteran, berangkatlah kami memulai survey hari ini. Mulai dari mampir ke kedutaan Indonesia, ke supplier-supplier, hingga muter-muter menyusuri jalanan-jalan kota Port Moresby.

Sambil menjalankan misi survey, hari itu kami juga dapat kesempatan untuk mampir ke Parliamentery House of PNG di Waigani. Bangunan itu merupakan gedung untuk sidang para anggota parlemen di PNG. Suatu bangunan yang megah daan bermotifkan budaya masyarakat PNG.

Waktu sudah jam 17.00 tapi matahari masih saja semangat untuk menyengatkan sinarnya ke tubuh kami. Temperature udara sekitar 38 derajat Celcius, sungguh membuat kami berkeringat.

Badan sudah gerah rasanya dan berhubung misi hari itu sudah tercapai, kami putuskan untuk kembali ke hotel. Malam ini kami akan menghabiskan waktu di hotel saja, sesuai rekomendasi dari pihak-pihak yang kami temui. Bukan karena apa, tapi hanya untuk lebih safe.

====================================================
photo by : deddy
====================================================


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: