Posted by: deddyek | May 18, 2010

Taman Proklamator di Jakarta

Minggu pagi itu Bus Transjakarta begitu longgar. Tak banyak penumpang yang memadati sepeti biasanya. Melaju lancar menyusuri jalanan di Mampang hingga menuju Halimun, hanya perlu waktu kurang dari 15 menit. Berpindah bus di Halimun untuk menuju Matraman adalah waktu yang biasanya membosankan. Tak jarang hingga sepuluhan menit menunggu. Namun pagi itu tak sampai tiga menit, bus Transjakarta pun datang. Kondisinya pun sama, cukup longgar. Sehingga semua penumpang bisa duduk santai menikmati perjalanannya.

Turun di Matraman kemudian menyebrang jalan dan menunggu bus Kopaja jurusan Tanah Abang. Tujuan diriku hari itu bukan ke Tanah Abang sebenarnya. Namun ke suatu Taman di Jl. Pengangsaan. Hanya perlu waktu 10 menit dari perempatan Matraman menuju lokasi.

Taman Proklamator, demikian namanya.

Suatu lokasi yang sering kali digunakan untuk suatu kegiatan deklarasi politik ataupun demonstrasi. Suatu lokasi yang pula yang katanya sering digunakan warga Jakarta untuk menikmati liburannya dengan olah-raga di tempat itu.

Bayangan pertama kali sebelum menuju ke sana, tampilan lokasi tersebut tidak jauh berbeda dengan taman Menteng yang asri dan bersih.

Taman Proklamator sendiri berada di Jalan Pengangsaan Timur No. 56, Jakarta Pusat.

Pagi itu taman tersebut ternyata begitu sepi dan hanya beberapa anak kecil dan remaja yang sedang bermain-main bola dan bulu tangkis. Terdapat pintu gerbang besar yang mungkin jadi pintu utama yang hanya dibuka pada even-even tertentu. Untuk masuk ke dalamnya, terdapat pintu kecil di depan sebuah bangunan rumah yang mungkin merupakan kantor pengelola.

Setelah masuk, mata akan tertuju pada tampilan lapangan yang luas dengan dua buah patung dan sebuah tugu petir berdiri di sana. Suatu jalan utama untuk menuju lapangan di tengah taman telah disediakan dengan di sisi kiri kanannya dihiasi beberapa tanaman.

Rerumputan, pepohonan dan tanaman diatur sedemikan rupa di beberapa sisi taman. Sayangnya penataan tamannya tidak sebagus Taman Menteng atau Taman Ayodya.

Sebuah tugu dengan ujungnya berupa petir berdiri di sisi agak ke kanan dari taman itu. Tugu Petir atau Tugu Proklamasi namanya. Di bangun sebagai peringatan akan peristiwa proklamasi kemerdekaan negeri ini. Tugu ini diresmikan oleh Menteri Penerangan Budiardjo pada tanggal 17 Agustus 1972.

Tepat di tengah taman, terdapat monumen patung Sukarno-Hatta berukuran besar. Kedua patung ini berdiri berdampingan layaknya posisi pada waktu pembacaan teks proklamasi dahulu. Monumen dua proklamator tersebut diresmikan pembangunannya oleh Presiden Suharto pada 17 Agustus 1980.

Sebuah batu marmer besar berwarna hitam dengan pahatan tulisan naskah proklamasi berada di antara kedua patung proklamator tersebut. Pahatan yang berbentuk tulisan asli naskah proklamasi itu dilengkapi juga dengan pahatan tanda tangan kedua proklamator itu.

Diriku sempatkan sejenak menikmati taman tersebut dari berbagai sisi. Mencoba menikmati panoramanya meskipun terasa datar dan kurang berkesan. Hanya makna sejarah yang besar dari negeri ini yang bisa menjadikannya daya tarik.

Semakin lama aku menikmati, semakin hadir rasa kecewa. Suatu taman yang bersejarah, namun kondisinya tidaklah terawat. Halaman yang kotor dengan banyak sampah dan tanah di mana-mana. Beberapa lampu taman yang berada di sanapun, tiang-tiangnya sudah miring dan bola lampunya pun tidak ada.

Sembari melangkah pulang menyusuri jalan ke pintu yang sama, diriku merenung tentang negeri ini. Begitu banyaknya sejarah besar yang tercipta, namun mudahnya terlupa begitu saja.

Dan begitu banyak serta megahnya pembangunan sesuatu, namun sering kali pemeliharaan dan perawatannya terabaikan.

Ya .. sudahlah. Hari sudah mulai mendung. Aku harus mencari bus lagi untuk ke Gambir …

============================================
photo by : deddy
============================================


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: