Posted by: deddyek | May 30, 2010

Masjid Raya At Taqwa di Cirebon

Setiap kali pulang kampung dan setiap kali kereta api melewati Stasiun Besar Cirebon, tak berapa lama kemudian tersaji tampilan menara masjid yang cukup tinggi di sisi kiri dari jalur kereta api. Dengan lampunya yang menyala terang, menara yang tinggi menjulang itu selalu membuat diriku penasaran untuk datang ke sana.

Hingga akhirnya melakukan browsing di internet dan tahulah diriku jika masjid itu adalah Masjid Raya At Taqwa. Salah satu masjid yang menjadi landmark kota Cirebon, kota para wali.

Masjid ini lokasinya tidak begitu jauh dari stasiun besar dan balai kota Cirebon. Dengan jalan kaki menyusuri jalan Siliwangi, ataupun kalo malas bisa dengan angkutan kota ataupun ojek, sampailah ke masjid tersebut.

Dari jalan Siliwangi, tepatnya di depan alun-alun Kejaksaan, sebuah masjid yang dengan sebuah menara besar dan tinggi bersama empat menara kecil yang menempel tak jauh dari kubahnya, tampak berdiri megah dan menarik perhatian siapa saja yang lewat di depannya (terutama yang baru pertama kali ke Cirebon ..🙂

Sabtu 29 Mei 2010, setelah mengunjungi Masjid Sang Cipta Rasa, diriku berkesempatan untuk singgah dan sholat dzuhur di masjid ini.

Masjid yang awalnya dibangun tahun 1918 itu, setelah melalui proses renovasi besar, akhirnya diresmikan kembali pemakaiannya pada 28 Maret 2009 oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriawan.

Masjid ini memiliki dua lantai yang dapat menampung hingga 5.500 jamaah. Sebuah menara tinggi menjulang 65 meter merupaka daya pikat masjid ini. Jamaah diperkenankan untuk naik ke menara ini. Cukup dengan membayar tiket masuk, jamaah dapat menaiki anak tangga hingga sampai ke atas. Pegel ? Pastinya .. namun dari atas menara, jamaah/pengunjung akan terpuaskan dengan tampilan panorama kota Cirebon. Sayang diriku hari itu tidak sempat naik, karena waktu untuk naik yang paling pas itu sore hari untuk melihat indahnya tampilan kota dari atas. Selain itu diriku harus segera ke stasiun Cirebon. Jam 14:00 kereta api Argo Jati sudah harus berangkat. Lain waktu kalo ke sini, insya Alloh akan aku coba.

Selain tersedia ruang untuk ibadah, di sebelah kanan masjid ini terdapat bangunan lain yang digunakan sebagai balai serbaguna. Tempat parkir yang luas dan tampilan bangunan yang bagus, menjadi salah satu kelebihan dari masjid ini.

Sebenarnya di halaman masjid ini, di dekat pintu menuju tempat wudlu, terdapat semacam pancuran di mana airnya dapat langsung diminum. Namun sudah beberapa bulan, pancuran air minum gratis itu sudah tidak berfungsi lagi.

Ruang wudlu dan toilet masjid ini cukup bersih dan wangi. Air yang memancar dengan kencang dan bersih, cukup untuk menyegarkan para jamaah ketika berwudlu sebelum menunaikan sholat.

Dari tempat wudlu, jamaah dapat langsung menuju ke ruang sholat utama melalui koridor yang telah disediakan.

Masuk ke ruang sholat utama, kesan sejuk dan nyaman langsung terasa. Hampir seluruh dinding dan pilar-pilar tinggi di masjid ini dilapisi dengan marmer. Tidak ada karpet yang digelar di ruang sholat tersebut. Setiap kali sujud, rasa dingin terasa di kaki dan dahi. Mungkin itu yang membuat banyak warga Cirebon menikmati siang hari di masjid ini. Meski siang itu waktu dzuhur masih belum masuk, terlihat sudah banyak warga duduk-duduk di beberapa sisi masjid.

Mihrab masjid ini dihiasi dengan ukiran-ukiran kaligrafi dari kayu jati. Sebuah mimbar kecil ada di sisi mihrab.

Hampir di semua atap dari masjid ini bermotifkan bintang sembilan. Sebuah lampu besar tergantung di tengah-tengah ruang sholat utama.

Beralih ke ruang mezanine di lantai atas. Untuk menuju ke sana tersedia dua tangga yang masing-masing berada di bagian sisi kiri dan kanan ruang sholat utama.

Ruang mezanine tersebut cukup luas. Dua sisi bagian kanan dan kiri cukup luas. Ditambah lagi sisi bagian belakang yang lebih luas lagi. Sama seperti lantai di ruang sholat utama, nuansa sejuk dan nyaman juga terasa di sini. Marmer masih menjadi hal yang dominan di semua sisi ruangan ini.

Puas meng-explore ruangan interior masjid ini dirikupun segera beranjak turun. Adzan dzuhur sudah berkumandang. Para jamaah pun mulai ramai berdatangan dan mengisi shof-shof yang ada. Sekitar tiga shof siang itu dalam sholat dzuhur berjamaah.

Selepas sholat dzuhur, diriku sempat mencoba ingin naik ke menara masjid. Namun setelah tanya sama petugasnya, ternyata untuk naik tidak menggunakan lift. Menaiki tangga adalah jalan satu-satunya. Setelah ditimbang-timbang dan jadwal balik ke Jakarta sudah tidak banyak, akhirnya kuputuskan untuk lain waktu naik ke sana. Dengan menaiki ojek, diriku kembali ke stasiun besar Cirebon.

Berikut photo-photo hasil jepretan selama berada di Masjid Raya At-Taqwa.

====================================================
TAMPILAN EKSTERIOR
====================================================

====================================================
TEMPAT WUDLU
====================================================

====================================================
TAMPILAN RUANG SHOLAT UTAMA
====================================================

====================================================
TAMPILAN RUANG MEZANINE
====================================================

====================================================
photo by : deddy
====================================================


Responses

  1. mesjidna keren..
    (http://rior06.student.ipb.ac.id)

  2. saya udah pernah naik ke menaranya ,,,
    lumayan pegel abizz ,,
    sayangnya didalam kekurangan cahaya bisa dibilang gelap , jadi kita agak sedikit merinding .
    ada kejadian yg tak terduga disaat kami berphoto2 di anak tangga di saat menaiki menara dan sosok bayangan itu tertangkap oleh kamera kami.
    kami pun masih bertanya-tanya akan hal ini , apa ini benar2 penampakan atau hanya efek cahaya dari kamera kami .
    tapi selebihnya ,, TOP BGT pemandangan di atas sangat indah sekali karena kami bisa melihat seluruh kota cirebon, keindahan laut dan gunung ceremai .
    terimakasih

  3. bagus bgt fotonya kang.. saya takmir masjid di at-taqwa, salam kenal 087728955183

    • salam kenal juga mas.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: