Posted by: deddyek | June 14, 2010

Kebun Raya Bogor (Part-4)

Kolam Gunting dan Istana Bogor

Lelahku telah mereda. Segelas kecil teh manis panas terasa nikmat menemani mengisi siang itu yang mulai mendung. Diriku sedang di serambi masjid. Selepas sholat dzuhur diriku tidak langsung cabut. Seorang penjual minuman hangat nampak mangkal di halaman masjid. Dirikupun mencoba untuk memesan minuman teh manis hangat. Setelah seharian minum yang dingin, rasa hangat teh itu cukup menambah semangat untuk meneruskan langkah.

Tujuan berikutnya adalah suatu danau/kolam di depan Istana Bogor. Melangkah keluar halaman masjid dan menuju Lapangan Astrid, diriku menatap kembali hijau rumput menghiasi. Semakin siang nya hari berbanding lurus dengan semakin banyaknya pengunjung. Sepanjang diriku melangkah menuju lokasi yang kumaksud, puluhan bahkan ratusan pengunjung nampak baru berdatangan.

Terus melangkah diriku bersama beberapa pengunjung lain yang hendak menuntaskan jalan-jalannya hari itu di Kebun Raya Bogor. Melewati aneka pepohonan yang tertata indah alami di sepanjan sisi jalan, membuat terasa oksigen segar hadir dan siap untuk dihirup. Uhhhh… memang benar-benar segar hari itu. Meski tak kupungkiri, berjalan kaki sekitar dua jam meng-explore indahnya Kebun Raya menghadirkan rasa pegal di kaki.

Sekitar sepuluh menitan lebih jalan kaki, diriku sampailah di pagar Istana Bogor. Sebuah bangunan putih indah terlihat di sana. Pagarnya tertutup rapat dan diriku hanya bisa melihat bangunan tersebut dari baliknya.

Tak lama diriku di situ dan segera melanjutkan langkah menyusuri tepian pagar. Jalanan yang dipayungi dedauan rindang hadir di hadapan. Jauh di depan nampak sebuah danau yang sepertinya indah. Dirikupun ingin segera cepat sampai di sana.

Kolam Gunting begitulah namanya. Suatu kolam yang jika dilihat dari udara terlihat seperti gunting.

Tempat tersebut juga merupakan spot favorit pengunjung. Diriku berjalan mengitari separoh kolam tersebut sambil menjepretkan beberapa kali kamera. Kolam yang cukup indah dengan beberapa tumbuhan air di dalamnya. Sementara di jauh sana, tampilan Istana Bogor tampak indah sebagai latar belakangnya.

Banyak rombongan pengunjung dan keluarga yang melepas lelah di sana. Menggelar tikar sambil menikmati makan siang atau sambil rebahan serasa nyaman terlihat. Beberapa penjual minuman ataupun mainan anak nampak asyik merayu pengunjung untuk membelinya.

Mengakhiri Perjalanan

Puas berjalan di lokasi tersebut diriku putuskan untuk menyelesaikan jalan-jalan di Kebun Raya Bogor. Diriku mengambil jalan lurus dari Kolam Gunting tersebut menuju pintu keluar di Gerbang Utama.

Menjelang pintu ke luar nampak terdapat Monumen Lady Raffles di sisi kiri jalan. Nampak beberapa pengunjung duduk-duduk di sana. Terlihat pula rombongan turis Belanda sedang asyik menyimak pemaparan seorang pemandu.

Jika masuk melalui pintu Gerbang Utama, sebuah papan besar berisikan denah Kebun Raya Bogor nampak di sana. Denah itu cukup lengkap dan informatif. Pengunjung tentunya akan dapat mudah menuju ke spot-spot yang diinginkan dengan menjadikannya sebagai panduan.

Sebelum keluar diriku sempat melihat di papan denah itu Museum Zoologi. Wah .. aku pikir mumpung masih di sini, aku perlu sempatkan tuh untuk melihatnya. Akhirnya meski sudah pengin pulang, aku putuskan untuk melihat-lihat ke museum Zoologi.

Kalau dari arah pintu masuk, pengunjung dapat belok ke kiri. Sebelum sampai ke lokasi pengunjung akan mendapati Garden Shop (tempat penjualan aneka tanaman), kemudian ada Laboratorium Treub dan Gedung Konservasi.

Tak jauh dari sana terlihatlah penunjuk arah ke Museum Zoologi. Diriku segera mengikut petunjuk arah tersebut dan sampailah di Musuem Zoologi.

Sekitar 30 menit diriku di sana. Puas meng-explore isi museum, diriku putuskan untuk bener-bener balik ke Jakarta. Mendung yang kian menggantung, membuatku melangkah agak cepat untuk menuju pintu keluar. Menyusuri jalan yang sama, dirikupun keluar dari Kebun Raya Bogor.

Sebuah gerbang besar ada di sana. Di sebelah kanannya terdapat gedung Pusat Informasi. Wah, siang menjelang sore itu halaman gerbang Kebun Raya Bogor tak ubahnya pasar. Ramai banget.

Untuk kembali ke Stasiun Bogor, diriku harus jalan dulu menuju Bogor Trade Mall (BTM) dan menunggu angkot 02. Ahhhh…. fresh benar hari itu aku. Entah sudah berapa banyak keringatku keluar dan entah sudah berapa kilometer aku berjalan. Tapi asyik aja rasanya.

Kebun Raya Bogor memang luar biasa pesonanya. Tidak salah jika ia menjadi icon kota Bogor bahkan negeri tercinta ini. Semoga keindahannya akan terus terjaga ….

========================================================
photo : deddy
========================================================


Responses

  1. semoga Bogor akan tetrus menjadi kota dalam kebun, yu kita dukung pariwisata Bogor

    • semoga akan tetap asri, indah dan lestari…

  2. sejuknya…. hhhhmmmm…

  3. please visit our web at bogorbotanicgardens.org
    terimaksih atas kunjungan anda dan selalu menjaga keasriannya….

  4. […] Papan denah dan informasi umum kebun raya via 2dheart.wordpress.com […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: