Posted by: deddyek | June 18, 2010

Museum Zoologi di Bogor

Bagi pecinta wisata museum, ketika ia berada di Kebun Raya Bogor, mengunjungi Museum Zoologi tentulah tidak boleh begitu saja dilewatkan. Museum Zoologi berlokasi di Jl. Ir. H . Juanda no. 09 Bogor. Bagi pengunjung yang tengah berada di Kebun Raya, dapat mencapai mueum ini dari Pintu Gerbang Utama.

Museum ini dibangun tahun 1894 dengan nama Landbouw Zoologisch Laboratorium dan dikepalai oleh Dr. J.C. Koningsberger seorang ahli Botani ternama waktu itu. Empat tahun kemudian berubah nama menjadi Landbouw Zoologisch Museum. Selanjutnya nama museum tersebut berganti-ganti dari waktu ke waktu. Dan akhirnya sejak tahun 1987 bergantilah menjadi Balai Penelitian dan Pengembangan Zoologi atau biasa disebut Museum Zoologi.

Di sana terdapat sekitar 2.000 jenis binatang yang diletakkan pada sekitar 75 kotak dan 60 vitrine (lemari kaca).

Kebetulan waktu itu diriku bermaksud menuju ke lokasi museum tersebut selepas jalan-jalan di Kebun Raya Bogor. Jadi sebelum pulang, diriku sempatkan singgah untuk melihat-lihat isi dari museum tersebut.

Dari Lady Raffless Memorial diriku berjalan ke arah utara melewati beberapa bangunan seperti Garden Shop, Treub Laboratorium dan Pusat Konservasi. Hingga sampailah bertemu petunjuk jalan di sebuah pertigaan. Petunjuk tersebut mengarah ke Museum Zoologi. Dan atas tulisan tambahan lagi, yaitu GRATIS. Jadi untuk memasuki museum tersebut pengunjung tidak dipungut biaya sama sekali.

Mengikuti petunjuk jalan tersebut, sampailah diriku ke lokasi Museum Zoologi.

Hari itu tampak banyak pengunjung melangkahkan kakinya ke museum. Anak-anak, remaja, orang tua tampak antusias memasuki museum dari pintu utama bagian belakang. Diriku bergabung dengan mereka menyusurinya. Sebuah lorong terbuka, langsung membawa pengunjung berhadapan dengan pintu masuk.

Begitu masuk ke dalam ruangan, pengunjung termasuk diriku langsung disambut oleh kerangka tiga hewan, yaitu anoa, tapir dan harimau sumatera.

Ruang Burung I

Dari lokasi itu diriku langsung menuju ke ruangan di sebelah kiri yang dinamai Ruang Burung I. Di ruang tersebut dipajang aneka burung yang telah diawetkan, antara lain : burung elang, bido, alap-alap, ayam hutan, kuwau, puyuh, punai, burung sawah, maleo, walet, burung pantai, betet, pelatuk, jalak, burung madu, dll.

Ruang Burung II

Selepas dari Ruang Burung I diriku pindah ke ruang sebelumnya yaitu Ruang Burung II. Selain terdapat kerangka tiga binatang di atas (tapir, anoa dan harimau sumatera), di ruang tersebut dipajang pula aneka burung yang diawetkan. Yang paling menarik tentu saja burung cendrawasih dengan ekornya yang mengembang. Selain itu masih ada beberapa burung juga yang diawetkan dan diletakkan di dalam lemari kaca. Antara lain : kasuari, mambruk, kaka tua, kutilang, dll.

Ruang Mamalia

Berputar mengelilingi ruang Burung II searah jarum jam, sampailah di pintu Ruang Mamalia. Diriku masuk ke dalam untuk melihat koleksi yang ada. Tepat di atas pintu masuk, terdapat kepala beberapa hewan yang telah diawetkan seperti gajah, badak, menjangan, dll.

Di ruangan ini yang menjadi icon adalah Badak Besar yang diawetkan.

Selain itu juga terdapat koleksi aneka kera yang telah diawetkan seperti bekantan, urang utan, rase, dll. Beragam binatang pengerat, lalu bajing, kalong, tak luput ikut dipajang.

Sementara di sisi seberangnya terdapat koleksi harimau, rusa, kucing, beruang, kijang, macan tutul, dll. yang diawetkan dan disimpan di dalam lemari kaca.

Ruang Reptil and Amphibi

Berpindah ke ruang depannya, adalah Ruang Reptil dan Amphibi. Ular, katak dan kura-kura dengan beragam jenis ada di sini. Koleksi-kolesi tersebut tersimpan di dalam lemari kaca yang memenuhi keliling dan bagian tengah ruang tersebut.

Selain itu sebuah ikan raksasa di pajang menempel di atap.

Di salah satu dindingnya nampak kepiting raksasa tengah memekarkan kaki-kakinya.

Ruang Kerangka Ikan Paus

Pindah ke ruang sebelah (bagian timur), diriku jumpai kerangka ikan paus baru. Kerangka tersebut cukup besar hingga begitu besarnya satu ruangan hanya dikhususkan untuk kerangka ikan paus biru tersebut.

Ruang Serangga

Ruang serangga berada di sebelah barat dari Ruang Reptilia dan Amphibi. Ruang tersebut dibagi menjadi ruang-ruang yang lebih kecil. Di sana aneka serangga ditampilkan di dalam lemari-lemari kaca. Tak ketinggalan aneka kupu-kupu yang indah juga ada.

Ruang Ikan dan Molusca

Ruangan terakhir di bagian paling utara adalah Ruang Ikan dan Moluska. Terdapat sebuah lemari raksasa yang menampilkan aneka jenis ikan yang ada di Indonesia yang tentu saja telah diawetkan.

Finally, akhirnya selesai juga menjelajah Museum Zoologi. Oh ya, menurut informasi sebenarnya koleksi yang ada di museum ini hanyalah sebagian kecil dari koleksi yang ada di Cibinong Science Center. Hmmm…🙂

=======================================================
photo : by deddy
=======================================================


Responses

  1. i like museum zoologi

    • me too …

  2. semoga menambah betah saat berada di museum…

  3. kalo nama-nama serangga yang ada di museum zoologi bogor itu apa aja sih selain kecoak sama kupu-kupu????
    please kasih tau..
    tugas sekolah nihhh….

    • please jawabnya sekarang…

  4. belom lengkap


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: