Posted by: deddyek | June 8, 2011

Menikmati Pagi di Blora Jaya Express

Semilir angin berhembus melalui jendela. Seiring derap laju kereta menyusuri jalurnya dari Cepu menuju Semarang. Pagi hari yang segar menghadirkan semangat untuk menikmatinya. Pagi itu bersama istri tercinta, diriku ada di dalamnya.

Kereta Api Express Blora Jaya 1, hmmm… telah beberapa kali diriku naik kereta ini. Biasanya rute dari Semarang Poncol atau Tawang ke Cepu. Tapi kali ini diriku untuk kali pertama naik kereta ini dari Cepu menuju Semarang. Kalo sebelum-sebelumnya selalu sore atau petang hari, tapi kali ini pagi hari.

Berbeda dengan perjalanan sebelumnya (Semarang – Cepu), KA Blora Jaya selalu penuh dengan penumpang, bahkan kadang berdesak-desakkan. Tak jarang diriku harus berdiri. Pada pagi ini, dalam perjalanan dari Cepu menuju Semarang, kondisi berbeda diriku temui. Tempat duduk banyak tersedia sehingga diriku dan istri tersayang bisa bebas memilih tempat duduk mana saja yang kami berdua mau.

KA Express Blora Jaya ini resmi beroperasi pada 15 Oktober 2009. Sebelumnya telah ada KRD yang biasa melayani warga, namun kondisinya kurang bagus dan kurang nyaman. Berbeda dengan kereta tersebut, KA Express Blora Jaya ini cukup bagus kondisinya dan lebih nyaman. Jika KRD yang lama pintunya selalu terbuka, KA yang ini pintu akan terbuka apabila kereta ini berhenti di stasiun.

KA Express Blora Jaya 1 perharinya melayani dua kali perjalanan pulang pergi Cepu – Semarang. Jadwalnya sebagai berikut :

Cepu – Semarang Poncol : 05.00 – 08.12
Semarang Poncol – Bojonegoro : 08.45 – 12.26
Bojonegoro – Semarang Poncol : 12.45 – 16.30
Semarang Poncol – Cepu : 17.10 – 20.48

Untuk menikmati perjalanan dari Cepu ke Semarang Poncol kami berdua hanya perlu membayar tiket kereta api Rp. 28.000 per orang. Terkadang kondektur memeriksa karcis penumpang dua kali di dalam perjalanan. Jadi, setelah diperiksa pertama kali, lebih baik simpan saja karcisnya dengan baik, karena siapa tahu ada pemeriksaan lagi.

Menikmati KA Express Blora Jaya di pagi hari ini memang menarik. Pemandangan sawah nan menghampar serta bukit-bukit nun jauh, dapat dijumpai mulai dari Cepu hingga Alas Tuo.

Di sepanjang rel kereta api yang berhenti di beberapa stasiun (Stasiun Semarang Poncol, Semarang Tawang, Ngrombo, Jambon, Panunggalan, Kradenan, Doplang, Randublatung, Wadu, Cepu dan Bojonegoro), kita bisa melihat sedikit kehidupan warga pedesaan yang ada. Rumah-rumah yang sederhana, hewan-hewan ternak yang berkeliaran, aktifitas bertani di sawah, menjadi pemandangan khas yang mudah dijumpai.

Oh ya… jikalau naik KA Express ini, tak lengkap rasanya jika tak menikmati hangatnya nasi pecel. Ketika kereta berhenti di stasiun Ngrombo dan sekitarnya, beberapa pedagang akan menawarkan makanan khas Jawa Tengah itu. Nasi pecel dengan lauk tempe goreng ataupun aneka peyek, terasa nikmat disantap di setiap waktu.

Di KA ini memang tidak diperkenankan ada pedagang di dalamnya kecuali pedagang “resmi” yang merangkap sebagai petugas kebersihan kereta. Khusus untuk beberapa pedangang pecel, saat kereta api berhenti di stasiun di atas, mereka diperbolehkan sejenak untuk naik dan menjual nasi pecel. Khusus untuk ini, bagi kami dan penumpang lainnya tidak keberatan. Bahkan kehadiran mereka dinanti. Khusus untuk diriku dan istri, kami sudah merencanakan dengan tidak sarapan pagi di rumah. Kami ingin menyantap nasi pecel sambil menikmati perjalanan yang menyenangkan ini.

Satu lagi kelebihan KA Express ini, yaitu adanya toilet di setiap gerbongnya. Toilet yang cukup layak untuk kereta sekelasnya. Bersih dan airnya pun banyak tersedia.

Dari Cepu kereta berangkat tepat jam 05.00 pagi dan jam 08.12 sampailah kami di Stasiun Tawang.

Hmmm… perjalanan yang menyenangkan bagi kami, untuk selanjutnya meneruskan cerita jalan-jalan di kota Semarang.

====================================================
photo by : deddy
====================================================


Responses

  1. kenapa sekarang KA BLORA JAYA tidak berhenti d stasiaun panunggalan???,tiketnya juga susah bangettt…tolong dong KA …penumpangnya juga banyak lho d stasian panunggalan


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: