Posted by: deddyek | October 27, 2011

Menatap Indahnya Pantai Trikora

Ombak mengalir perlahan menuju tepian. Pasir putih yang terhampar seakan menyambut riak air yang datang. Meski tak jarang lajunya ombak terlihat deras. Bebatuan yang hadir menghias, menjadi pagar pemecahnya. Hingga percikan yang timbul, menambah indah harmoninya pantai.

Di beberapa sisi, keindahannya berpadu dengan kedamaian. Tatkala bening air terhampar di tepian pantai. Sementara itu, angin sepoy-sepoy berhembus hingga panas terikpun terabaikan.

Di atas kumpulan batu, siang itu diriku berada. Menikmati luasnya cakrawala di Pantai Trikora.

Iya.. Pantai Trikora. Suatu pantai yang cukup terkenal di Bintan. Pasirnya yang putih dan ketenangan ombaknya, menjadikannya sebagai salah satu tujuan bagi mereka yang pelesiran ke Bintan. Pun, demikian diriku. Jauh sebelum datang ke Bintan, Pantai Trikora telah tercatat di dalam itenerary sederhana perjalanan kali ini.

Pagi itu dari Batu 8 Tanjung Pinang, kami berempat (Dedi dan Ayu, serta Ghany dan Hafidh – dua keponakan kecil), berangkat menuju Pantai Trikora.

Satu jam lebih perjalanan menuju ke lokasi tersebut. Jalanan yang bagus dan lalulintas yang lancar, terasa jauh beda dengan perjalanan menuju Pantai Ancol. Yang tentu saja padat dan macet.

Menyusuri jalanan menuju pantai, kami disuguhi pemandangan rumah-rumah warga kota Tanjung Pinang dan Kab. Bintan. Mendekati sisi barat pulau, kami mendapati pepohonan kelapa nan tinggi. Beberapa sisi pantai juga terlihat di sana. Dan tentu saja, di beberapa lokasi nampak beragam tempat penginapan mulai dari coutage sederhana hingga yang eksklusif ada di sana.

Pantai Trikora terletak di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, kurang lebih 45 km arah timur Kota Tanjungpinang. Menurut informasi, pantai ini memiliki garis panjang kurang lebih 25 km. Wow… panjang banget ya .. Sehingga wajar saja, jikalau di sana setidaknya ada empat lokasi pantai, yaitu Trikora 1, Trikora 2, Trikora 3 hingga Trikora 4. Kami hanya mendapat gambaran ciri-ciri lokasinya.

Dalam perjalanan itu, kami masih belum tahu mau ke pantai Trikora yang mana. Setiap kali ada pantai yang cantik, kami berhenti sejenak untuk menikmatinya dengan mengambil beberapa photo.

Sebenarnya beberapa pantai yang kami singgahi sejenak cukup bagus. Namun karena ciri-ciri yang di maksud berbeda dengan informasi yang kami terima, ditambah lagi lokasinya sepi banget, kamipun lanjut lagi ke tempat yang lain. Meski ga mampir untuk main-main air, namun pantai-pantai tersebut memang keren kok …🙂

Kami terus melaju melewati beberapa lokasi hingga sampailah kami ke Trikora 4. Setelah bertanya dengan warga sekitar, kami mendapatkan informasi bahwa Trikora 4 adalah pantai terakhir di kawasan Trikora. Hmmmm… akhirnya kamipun balik lagi dan melaju pelan-pelan sambil melihat lokasi sekitar.

Hingga sampailah kami di Trikora 3 yang ciri-cirinya kurang lebih sama dengan yang kami cari. Langsung saja, kami berhenti di sana. Dan kami putuskan untuk berada di pantai ini saja. Kebetulan siang itu terdapat beberapa keluarga tengah berkunjung ke sana. So, jadi ga sendirian. Ada temen-temennya ..🙂.

Bebatuan yang berpadu dengan rerumputan menjadi tanmpilan khas dari kawasan pantai tersebut. Sementara itu, pondok-pondok kecil atau saung tertata rapi di tepian pantai. Pas untuk meletakkan perbekalan dan juga istirahat sambil melihat pemandangan pantai yang keren serta mengawasi anak-anak yang sedang bermain.

Untuk menikmati fasilitas pondok kecil tersebut dikenakan tarif Rp. 30000. Jadi mau sejam di sana atau seharian, tarifnya sama.

Salah satu keistimewaan pantai ini, adalah banyaknya batu-batu besar yang berada di tepian pantai. Selain untuk menghalau atau memecah ombak yang agak besar, batu tersebut jadi tempat yang asyik untuk memandang lautan dan pantai sekitar.

Airnya yang bening, juga menjadi daya pikat tersendiri terutama bagi anak-anak untuk menceburkan diri bermain atau berenang di sana.

Diriku begitu menikmati pemandangan pantai siang itu. Beberapa pemandangan sempat diriku ambil melalui kamera kecilku. Sementara itu, istri tercinta tengah duduk-duduk di pondok kecil sambil mengawasi dua keponakan kecil yang asyik bermain-main di pantai.

Waktu beranjak mendekati tengah hari, saat kami memutuskan untuk menyudahi jalan-jalan kami di Pantai Trikora. Dipikir-pikir memang sedikit kurang puas hanya beberapa jam di sana. Apalagi bagi dua keponakan yang masih kecil-kecil. Mereka belum puas main airnya ..🙂 .. Namun karena besuk mereka mesti masuk sekolah dan diriku mesti balik ke Jakarta, kembali ke Tanjungpinang untuk istirahat adalah pilihan yang bijak.

Bagaimanapun, pantai Trikora benar-benar pantai yang keren banget. Selain bersih, airnya bening dan fasilitasnya cukup, pemandangannya pun bagus banget. Memuaskan bagi pengunjungnya. Jadi tak salah, jika pantai Trikora menjadi tempat favorit yang mesti dikunjungi. Semoga tetap lestari.

====================================================
photo by : deddy
====================================================


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: