Posted by: deddyek | November 14, 2011

Icip-Icip Kuliner Tanjung Pinang

Kali kedua diriku di Tanjung Pinang. Sabtu pagi itu langit cukup cerah. Padahal hari-hari sebelumnya, menurut informasi cuaca kota tersebut diwarnai hujan dari pagi sampai sore. Seperti biasa, mumpung berada di kota lain, dan cuaca yang ada cukup baik, jalan-jalan keluar tentulah menjadi pilihan yang pas, daripada menghabiskan hari di dalam rumah.

Begitu pula pagi itu, kami (diriku dan istri) pun beranjak keluar untuk menikmati hari. Sebelum memulai aktifitas, energi mesti di-charge dulu. Sarapan pagi mesti dilakukan dulu.

Kami menyusuri jalanan kota nan tenang. Pagi itu tak banyak mobilitas warga terlihat. Lalu lintas tak begitu ramai.

Tiba-tiba pandangan kami tertuju pada sebuah rumah makan yang berada di jalan Basuki Rahmat. Terlihat dari jauh beberapa menu tengah di tata di atas meja seperti makan prasmanan. Setelah berdiskusi sejenak, kamipun memutuskan untuk singgah di sana. Menikmati sarapan pagi hari itu.

Namanya Restoran Singgah Selalu. Lokasinya di deretan ruko Jl. Basuki Rahmat No. 3-4, Tanjung Pinang. Di sekitaran lokasi tersebut terdapat beberapa rumah makan lain.

Rumah makan tersebut menempati dua buah ruko. Pada bagian dalamnya, digunakan sebagai tempat duduk untuk makan. Deretan bangku dan kursi tertata sedemikian rupa di sana.

Karena sistemnya prasmanan, maka kamipun langsung antri mengambil piring. Lantas mendekati meja panjang, yang mana di atasnya berderet aneka makanan baik lauk, sayur, nasi, dll. Semuanya diletakkan di dalam tempat saji khas prasmanan.

Aneka makanan laut terhidang di sana. Ada sotong, ikan goreng, udang, dan lain-lain. Sementara itu nasi putih dan nasi goreng, hadir sebagai sumber karbohidrat pagi itu. Aneka sayuran juga tersedia di tempat. Pokoknya tinggal pilih saja. Dan semuanya masih fresh baru dimasak.

Kamipun selanjutnya mengambil yang kami sukai. Diriku mengambil nasi putih, bihun goreng, udang goreng dan ikan goreng. Sementara istri mengambil nasi goreng, kwee-tiau goreng dan sotong.

Dan sebagai tambahannya, kami mencoba untuk mencicipi roti jala khas Timur Tengah.

Dan sebagai minumannya, kami mencoba yang sedikit berbeda yaitu kopi tarik dan milo tarik.

Kami selanjutnya memilih meja yang kosong. Tak lama kemudian datanglah, seorang petugas restoran menghampiri kami. Ia mencatat apa saja yang kami ambil serta menentukan jumlah nominal yang mesti kami bayar nanti.

Oh ya .. ternyata tempat cuci tangan yang ada di semua tempat makan di Tanjung Pinang hampir sama. Sebuah teko untuk cuci tangan ada di sana. Sama seperti waktu kami makan malam di Melayu Square.

Alhamdulillah, pagi itu kami dapat menikmati hidangan sarapan pagi. Energi kami yang terisi penuh, menjadikan kami kian bersemangat untuk menjalankan aktifitas hari itu.

*******************

Satu lagi tempat yang membuat kami penasaran karena ramainya pengunjung adalah Morning Bakery yang berada Jl. Ir. Sutami, Tanjung Pinang.

Dan esok paginya, hari Ahad, kamipun sempatkan untuk singgah di sana. Untuk menikmati beberapa roti dan minuman hangat. Pagi itu kami tidak sarapan nasi, tapi roti.

Berada di komplek ruko yang di sekitarnya ramai akan tempat makanan, membuatnya mudah untuk dijumpai.

Tempatnya ternyata cukup nyaman. Di sisi sebelah kanan, nampak tersaji aneka roti di dalam lemari kaca yang tertata rapi. Rotinya yang fresh dan banyaknya varian membuat kami perlu waktu untuk memilih-milih. Di sana ada roti pisang coklat, pisang keju, keju abon, dll. Hmmm.. Yummy…🙂

Akhirnya kami memilih roti coklat, roti kopi dan roti abon. Sebagai temannya, secangkir kopi susu hangat.

Pagi itu lumayan banyak pengunjung yang datang. Entah bersama teman atau keluarga.

*******************

Selain kuliner di atas, masih banyak lagi kuliner yang enak-enak di sana. Kami hanya sempat menikmati beberapa saja waktu itu.

Di antaranya roti prata dan kuah kari. Hampir di setiap rumah makan tersedia menu tersebut.

Selain itu, tentu saja nasi padang. Siapa yang tak suka makanan ini. Bumbu yang sedap dengan paduan aneka sayur dan lauk yang mantap, tentunya sangat pas untuk disantap waktu makan siang. Kami sempatkan untuk icip-icip nasi padang di sana. Dan rasanyapun “maknyus”.

Hmmmm… memang belum banyak kuliner di Tanjung Pinang yang dapat kami nikmati. Selain keterbatasan waktu dan kapasitas perut kami ..🙂.. Tapi setidaknya kami tahu bahwa daerah tersebut kaya akan aneka kuliner.

====================================================
photo by : deddy
====================================================


Responses

  1. Kalau melihat dari fotonya..kayaknya itu Morning Bakery yang di jalan D.I.Panjaitan KM.6..bukan yang di jalan Ir.Sutami.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: