Posted by: deddyek | December 2, 2011

Jalan-jalan ke Singapura (Bagian Ketiga)

Bermalam minggu di Pulau Sentosa benar-benar tak pernah kami bayangkan. Selama ini aku dan istri lebih banyak menghabiskan malam minggu kami di rumah atau paling jauh ke Depok atau Bogor. Tapi khusus untuk malam ini kami bermalam minggu di negara seberang.

Karena Mbak sedang istirahat karena kelelahan sehabis jalan-jalan seharian sedang mas masih mengurus kedua anaknya, sore itu kami berdua keluar terlebih dahulu untuk menuju Beach Station. Tujuan kami adalah menikmati pertunjukan Songs of the Sea.

Karena waktu masih cukup lama sebelum pertunjukkan dimulai, selepas turun lift, kami berdua sempatkan untuk jalan-jalan sejenak di area Sentosa Resort World.

Di kawasan tersebut kami jumpai beberapa hotel berada. Lokasinya yang berada di dalam kawasan Sentosa Resort Wold menjadikannya rujukan utama bagi para wisatawan untuk menginap. Tak heran jika pada setiap akhir pekan, hampir semua kamar yang ada di hotel-hotel tersebut telah dipesan oleh para wisatawan. Corckfords Tower, Michael Hotel, Hard Rock Hotel, Festive Hotel adalah beberapa di antaranya. Masih ada beberapa hotel lainnya yang juga tak kalah bagusnya.

Beruntung sekali bagi kami karena Mas dan Mbak telah memesan kamar di salah satu hotel yang ada di sana, yaitu di Festive Hotel. Sebuah hotel yang sangat bagus, nyaman dan strategis untuk jalan-jalan ke beberapa lokasi.

Setelah keluar hotel, kami mencoba sejenak melangkah menyusuri beberapa sisi dari Sentosa Resort World. Salah satunya adalah Festive Walk. Sesuai namanya lokasi tersebut menjadi jalan utama masuk atau keluar Festive Hotel dengan begitu banyak deretan toko yang menjual aneka barang yang berkualitas tinggi. Seperti biasa pula yang namanya barang branded, harganya pun pasti selangit ..🙂 .. Kami berdua hanya jalan-jalan sambil memperhatikan sekilas apa saja yang mereka perjualkan.

Untuk mereka yang ingin menghabiskan dollarnya, gak usah khawatir. Begitu banyak ATM tersedia di sana yang siap untuk membantu menarik uang anda hehehe..🙂

Langkah kami membawa kami beranjak hingga sampai di area Lake of Dream. Biasanya setiap malam akan ada pertunjukan yang seru di sana, yang akan menampilkan naga api, meriam air serta efek laser spesial. Semua itu ditampilkan dalam pertunjukan yang spektakuler dan yang utama adalah gratis ..🙂

Puas jalan-jalan di sana, kami melanjutkan langkah kaki kami untuk menuju stasiun Waterfront. Ternyata di stasiun kami bertemu dengan Mas dan kedua keponakan kecil yang ternyata hendak menonton Songs of the Sea juga. Akhirnya berlima kami berangkat menuju Stasiun Beach dengan menggunakan Sentosa Express yang penuh sesak dengan para wisatawan.

Keluar dari stasiun Beach kami jumpai keramaian yang luar biasa. Ribuan orang bergerak ke sana ke mari untuk menuju wahana yang ingin didatanginya. Sementara yang lain berjalan menuju beberapa food court atau duduk-duduk di tempat istirahat yang tersedia.

Mas telah membelikan tiket masuk atraksi Songs of the Sea untuk kami semua. Ada dua jadwal pertunjukan tersebut yaitu pada pukul 7:40 dan 8:40. Malam itu kami mendapatkan tiket untuk jadwal yang kedua.

Untuk mengisi waktu Mas dan anak-anak pergi ke wahana The Luge. Di mana di wahana tersebut mereka akan diajak untuk menyusuri trek turunan yang dinamakan Dragon Trail yang panjangnya sekitar 688m ditambah tikungan dan belokan yang cukup tajam.

Sementara itu kami berdua melangkah menuju pantai. Sampai di sana, hanya gelap yang kami temui. Meski begitu masih ada banyak orang yang tengah menikmati malam di tepian pantai. Tampilan lampu-lampu dari kapal-kapal berlabuh di pelabuhan Singapura menjadi penghias suasana pantai.

Tak lama kami di sana karena tak ada yang menarik bagi kami untuk dinikmati. Perut kami yang sudah sedikit lapar, membawa naluri kami untuk menuju counter penjual makanan. Dua tusuk camilan seperti sate kami bawa menuju tempat istirahat. Berdua kami duduk-duduk sambil menikmati camilan tersebut.

Beberapa bus yang akan membawa wisatawan berkeliling lokasi tersebut terlihat datang silih berganti di depan kami. Kami sebenarnya tertarik untuk mencoba naik bus tersebut. Namun melihat antrian calon pengguna yang demikian panjang, kami urungkan niat tersebut.

Waktu yang ditunggu pun tiba. Pertunjukkan Song of the Sea akan segera dimulai. Pintu masuk tempat pertunjukkan telah dibuka. Para pengunjung tampak mulai antri di sana. Tak mau ketinggalan, kami segera beranjak dari tempat duduk kami untuk bergabung bersama pengunjung yang lain.

Setelah pemeriksaan tiket, kami langsung masuk ke lokasi pertunjukkan. Ratusan tempat duduk berjejer seperti di sebuah stadion. Sementara pantai berpasir serta rumah-rumah kayu sebagai sarana pertunjukan ada di depan. Kami lantas mencari posisi tempat duduk yang pas untuk melihat atraksi Songs of the Sea nanti. Secara bergelombong para pengunjung memenuhi tempat tersebut hingga semua tempat duduk terpenuhi.

Setelah menunggu sekitar 15 menit, pertunjukkan pun segera dimulai. Beberapa efek pencahayaan mulai muncul dari balik rumah-rumah kayu. Para pemuda yang menjadi artis dalam petunjukkan ini mulai tampil. Sorang tokoh bernama Li bersama teman-temannya mulai menunjukkan aksinya dengan mendendangkan beberapa nyanyian secara lipsinc.

Pada saat bersamaan aneka pertunjukkan permainan air hadir menghiasi dari awal sampai akhir. Menjadi semakin luar biasa tatkala efek cahaya dari sinar laser serta kembang api ditampilkan secara mempesona. Dan sebuah cerita sederhana tentang usaha untuk membangunkan Putri Ami yang terkena kutukkan dengan cara melantukan nyanyian-nyanyian, membuat pertunjukkan ini terasa sedemikian spektakular. Marvellous .. marvellous …

Pertunjukkan Songs of the Sea pun usai. Beranjaklah kami keluar dari lokasi tersebut. Sesampai di luar kami jumpai kepadatan yang begitu rupa. Ribuan orang tumpah ruah di jalan.

Malam terus berlalu sementara keramaian tak jua reda. Tak terkecuali di stasiun Beach saat menanti Sentosa Express tiba. Sudah dua kereta berlalu dan kami masih belum bisa masuk ke dalamnya. Baru di kereta ketiga kami bisa masuk berhimpitan dengan ratusan penumpang yang hendak bertolak dari lokasi tersebut.

Vivo City menjadi tujuan kami berikut. Tak butuh waktu lama bagi Sentosa Express melaju ke stasiun Sentosa.

Malam itu kami berdua hendak menikmati makan malam di Food Republic. Sebuah food court yang berkonsep ruang makan terbuka dengan beragam warung atau counter makanan yang ada di sekelilingnya. Meski berada di sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Singapura, food court ini menghadirkan nuansa yang berbeda. Tampilan ruangan serta perabotan yang ada mengesankan suasana kampung. Beberapa bagian dari rumah kayu yang sudah tua seperti jendela, pintu dan lain-lain menghias di lokasi tersebut.

Setelah muter-muter dari satu counter ke counter yang lain, pilihan kembali jatuh ke counter Java Kitchen. Sebenarnya ingin membeli Mie Kuah Malaysia. Namun sayang, sudah tak tersedia. Akhirnya pilihan jatuh ke Ayam Penyet Kremes. Lumayan besar porsi makanan tersebut. Kami hampir-hampir tak habis memakannya.

Meski telah malam, food court tersebut justru semakin ramai. Mungkin hingga pelayanan Sentosa Express jam 24:00 malam, pengunjung akan terus mendatanginya.

Selepas makan, kami sempatkan sejenak untuk jalan-jalan di Vivo City yang jam operasinya hampir usai. Maklum sudah jam sepuluh lebih.

Lelah kaki membawa kami untuk mengakhiri jalan-jalan di malam minggu tersebut. Dengan menggunakan Sentosa Express, kami kembali ke stasiun Waterfront. Keluar dari stasiun dan menyibak kumpulan orang yang berlalu lalang, sampailah jua kami di tempat kami akan bermalam.

========================================================
photo by : deddy
========================================================


Responses

  1. sungguh asyik persis setahun lalu saya melihat song of the sea, trimakasih saya membuka untuk mengenang pulau sentosa singapore


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: