Posted by: deddyek | May 10, 2012

Menikmati Bandung (Bagian-3) : Dari Masjid sampai Supermall

Hujan deras mengguyur kota Bandung pada Jum’at sore hingga malam. Rencana jalan-jalan ke kawasan F/O Dago terpaksa ditunda. Hingga selepas isya, hujanpun reda. Hanya gerimis-gerimis kecil yang masih turun tersisa.

Kami paksakan untuk tetap keluar demi makan malam. Berjalan kami menuju Simpang Dago. Setelah berkeliling sejenak, sebuah resto cepat saji kembali menjadi pilihan kami. Dinginnya malam kian merasuk, maka setelah selesai makan malam, segera saja kami kami kembali hotel. Kami mesti me-recharge tenaga sebelum besuk memulai perjalanan di kota Bandung dan sekitarnya.

Dago di pagi hari. Selepas sholat subuh dan juga menikmati sarapan pagi yang disediakan oleh pihak hotel, kami segera menyeberang jalan untuk memulai mewujudkan rencana hari itu.

Mengunjungi Masjid Al Irsyad di KBP

Cukup lama kami berdiri di tepian jalan. Bus DAMRI no. 5 jurusan Dago – Terminal Leuwi Panjang tak juga datang. Hampir 15 menit kemudian, barulah dari kejauhan terlihat tongkrongan bus yang tengah berjalan perlahan hingga kemudian berhenti tepat di depan kami.

Pagi itu kami hendak menuju Terminal Leuwi Panjang. Harapannya, kami akan mendapati bus penghubung dari Bandung ke Kota Baru Parahyangan.

Bus melaju tanpa hambatan di jalanan yang masih relatif sepi. Tarifnya hanya Rp. 2000 per orang. Setelah melewati beberapa lokasi seperti Braga, Pasar Baru, dan lain-lain, sampailah kami di Terminal Leuwi Panjang.

Namun kali ini kami tak beruntung. Setelah tanya sana-sini, ternyata bus penghubung ke KBP tidak lagi ada di Terminal Leuwi Panjang. Bus tersebut ngetemnya di sekitaran Alun-Alun kota.

Waduh .. terpaksalah kami balik menuju Alun-alun dengan menggunakan bus DAMRI AC tujuan Terminal Cicaheum.

Menurut informasi dari awak Bus DAMRI, shuttle Bus ke KBP biasanya ngetem di Halte Bus Alun-alun yang berada di Jl. Banceuy (Sisi Utara Alun-alun). Jadi, sesampai di kawasan Alun-alun, kami langsung saja menuju ke halte tersebut.

Agak lama memang untuk menunggu Shuttle Bus tersebut. Hampir 15 menit kami berada di halte tanpa ada tanda-tanda kedatangannya.

Begitu datang, kami langsung masuk ke dalam bus tersebut. Ternyata shuttle bus ke KPB dikelola oleh DAMRI juga. Namun kondisinya cukup baik dan nyaman karena full-AC.

Tak banyak penumpang yang naik dari halte itu. Hingga bus mulai jalan, terlihat tak lebih dari 6 orang yang menaikinya. Cukup terjangkau tarifnya. Hanya Rp. 5000 per orang untuk jarak yang terbilang lumayan jauh.

Perjalanan menuju Kota Baru Parahyangan ditempuh melalui jalan tol Pasteur kemudian berlanjut melalui tol Padalarang.

Sekitar 45 menit waktu dibutuhkan untuk sampai ke lokasi. Setelah melalui gerbang kompleks perumahan yang besar, bus melaju melalui jalan yang cukup lebar. Tak jauh bus melaju, terlihatlah dari jauh menara masjid yang kami tuju.

Kami langsung minta untuk diturunkan di lokasi tersebut.

Hmmm… sampai juga akhirnya kami di masjid ini. Masjid Al Irsyad yang selama ini hanya kami lihat melalui layar ANTV saat adzan maghrib tiba.

Sesampai di sana, kami sempatkan untuk sholat tahiyatul masjid. Selanjutnya kami ngobrol sama pengurus masjid sambil minta izin untuk mengambil beberapa photo dari masjid ini.

Tulisan lebih lengkap tentang masjid ini, akan kami tampilkan dalam postingan khusus tentang masjid berikutnya.

Sebelum jam sebelas siang, kami telah menyelesaikan kunjungan kami. Dengan menggunakan bus yang sama, kami kembali ke Bandung. Beda dengan waktu berangkat yang lengang, waktu balik ke Bandung ini, bus penuh dengan penumpang bahkan sampai berhimpitan. Maklum hari sabtu ya .. sepertinya banyak yang hendak menikmati malam minggu di kota.

Mampir sejenak di Masjid Raya Bandung dan Alun-alun Kota

Perjalanan kembali ke Bandung terasa lebih lama. Jalan tol sudah mulai ramai. Apalagi setelah keluar tol Pasteur. Kepadatan mulai terasa. Begitu banyak mobil berplat nomor B, hiruk pikuk ditengah kemacetan.

Menjelang dzuhur sampailah kami di Alun-alun. Setelah beristirahat sejenak tibalah waktu dzuhur. Kami kemudian bergantian untuk sholat di Masjid Raya Bandung.

Acara selanjutnya adalah makan siang. Sebenarnya hari itu kami ingin sekali makan empek-empek yang katanya ada di Yogya Mall. Namun karena sudah tak ada lagi, kami putuskan untuk menikmati makan siang di RM Ampera yang ada di Jl. Dewi Sartika.

Menu khas Sunda menjadi sajiannya. Ikan goreng, udang bakar, sayur asem, tahu, tempe, sambal, lalapan plus segelas jus segar, terasa begitu nikmat siang itu. Alhamdulillah …

Jalan-jalan ke Bandung Super Mall (BSM)

Energi telah terisi. Lalu segeralah kami beranjak untuk menuju spot selanjutnya yaitu Bandung Super Mall dan Trans Studionya. Untuk menuju ke BSM, kami mesti balik ke Alun-alun sisi Selatan. Dari sana kami langsung mencari angkot rute Elang – Cicadas. Tak susah untuk mendapatkan angkot tersebut.

Perjalanan ke BSM termasuk lumayan jauh. Kami sempat terkantuk-kantuk di dalam angkot. Hingga kemudian terlihat jauh di sana tampilan sebuah bangunan yang tinggi. Bangunan tersebut sepertinya sebuah mall dan hotel. Dan benar saja, tak lama kemudian pak supir memberi aba-aba .. “Trans Studio .. Trans Studio…”.

Maka kamipun turun di sana. Begitu juga beberapa penumpang lainnya.

Bertepatan dengan long-weekend, keramaian di lokasi tersebut terlihat sangat jelas. Banyak sekali bus-bus pariwisata luar kota yang datang dan pergi dari lokasi tersebut.

Kami bersama para pengunjung lainnya lantas masuk ke dalam area Bandung Super Mall. Dan Trans Studio berada di dalam kawasan terpadu tersebut.

Trans Studio sendiri merupakan sebuah Indoor Theme Park kedua di Indonesia setelah Makasar. Bahkan katanya lebih keren lagi. Tapi hari itu, kami di sana bukan untuk menikmati wahana yang ada. Kami hanya sekedar jalan-jalan saja. Melihat begitu banyaknya pengunjung, bisa dibayangkan berapa lama waktu tunggu dibutuhkan untuk menikmati setiap wahananya.

Kami terus berjalan menuju pintu masuk BSM. Dari jauh suara deru roller coaster dan teriakan orang begitu jelas terdengar.

Begitu banyak orang berkerumun di depan pintu masuk mall. Mereka melihat laju coaster yang demikian kencang keluar dari lintasan indoor.

Tak lama kami di sana. Kami lantas masuk ke dalam Mall terbesar di Bandung ini. Sekali lagi bukan untuk belanja, hanya untuk lihat-lihat saja hehehe🙂.

Kami langsung menuju lantai paling atas. Yah, namanya lihat-lihat, kalo tak photo-photo gak asyik tentunya.

Lantai demi lantai kami jelajahi hingga sampailah di lantai dua dari mall ini. Di lantai inilah tempat pembelian tiket masuk ke Trans Studio berada.

Harga tiketnya seperti di bawah ini :

Meski harganya cukup lumayan menguras kocek, tetap aja tak mengurangi minat pengunjung untuk menikmati wahana, atraksi dan hiburan yang ada di dalamnya.

Tak jauh dari lokasi tersebut, berderetlah begitu banyak tempat makan yang tertata rapi dan sangat nyaman. Aneka restorant dan deretan foodcourt hadir untuk memanjakan lidah pengunjungnya dengan beragam menu yang ditawarkannya.

Penjelajahan berlanjut ke lantai dasar. Terlihat begitu banyak counter-counter yang menjajakan aneka produk bermutu tinggi dan tentu saja dengan harga yang mantap ..🙂.

Tak terasa hanya jalan-jalan seperti itu membuat waktu berlalu cepat. Hauspun hadir. Kami lantas turun ke lantai basement untuk mencari minuman segar.

Selepas itu kamipun segera meninggalkan lokasi tersebut untuk keluar dari BSM.

Sore mulai menyelimuti Bandung. Malam minggu pun tiba. Kami mesti buru-buru meninggalkan kawasan BSM untuk menuju spot berikutnya tempat kami berdua hendak bermalam minggu🙂.

====================================================
photo by : deddy
====================================================

bersambung …


Responses

  1. bro, emang masjidnya g boleh foto” sembarangan. harus minta izin dulu?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: